Sampah tiga daerah di Sulsel diubah jadi energi listrik lewat PSEL
Sampah Tiga Daerah di Sulsel Dimanfaatkan Jadi Listrik melalui PSEL
Pada hari Sabtu, di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan di Makassar, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq dan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menandatangani perjanjian kerja sama antar daerah untuk menggagas program pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL).
Program ini bertujuan mengatasi timbunan limbah yang mencapai hampir 2.000 ton per hari di tiga wilayah, yaitu Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Maros. “Solusi tercepat untuk masalah ini adalah waste to energy, yang telah diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 109,” terang Hanif Faisol Nurofiq.
“Timbunan sampah hampir mencapai 2.000 ton per hari di tiga kabupaten-kota itu, maka penyelesaian yang paling cepat tentu waste to energy. Ini yang kemudian telah dikeluarkan melalui Peraturan Presiden Nomor 109,” ujar Hanif Faisol Nurofiq.
Fasilitas PSEL diharapkan mampu menangani sekitar 1.000 ton sampah setiap hari, dengan kontribusi utama dari Kota Makassar yang menyumbang 800 ton, sedangkan Kabupaten Gowa dan Maros masing-masing menyediakan 150 ton dan 50 ton per hari.

