Menghadapi Tantangan: Gedung permanen tiga Sekolah Rakyat di Kalsel beroperasi Juli 2026
Banjarbaru – Kementerian Sosial menargetkan tiga Sekolah Rakyat dengan gedung permanen di Kalimantan Selatan (Kalsel) mulai beroperasi pada Juli 2026, seiring percepatan pembangunan fasilitas pendidikan oleh pemerintah pusat. Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 9 Banjarbaru Rifki Hakim di Banjarbaru, Rabu, mengatakan seluruh siswa baru tahun ajaran 2026 diharapkan sudah menempati gedung permanen pada awal masa pembelajaran. “Pembangunan gedung permanen di tiga daerah, yakni Banjarbaru, Barito Kuala, dan Tanah Bumbu, sebagai bagian dari pengembangan Sekolah Rakyat di Kalimantan Selatan,” ujarnya di sela menerima kunjungan kerja Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Korkesra), Cucun Ahmad Syamsurijal untuk meninjau kesiapan sarana dan prasarana pendidikan di Banjarbaru.
Berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum, lanjutnya, progres pembangunan fisik mencapai sekitar 38 persen dan terus dikebut untuk memenuhi target penyelesaian. Rifki menjelaskan kendala utama yang dihadapi saat ini adalah kesiapan gedung untuk menampung siswa pada awal tahun ajaran, meskipun pemerintah tetap optimistis proyek rampung tepat waktu. Ia menyebutkan Kementerian Pekerjaan Umum bersama Kementerian Sosial menargetkan pembangunan selesai pada 20 Juni 2026, sehingga tersedia waktu untuk persiapan operasional.
Menurut dia, dukungan dan pengawasan DPR RI menjadi faktor penting dalam mendorong percepatan pembangunan agar seluruh fasilitas dapat digunakan sesuai jadwal. “Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar kebutuhan infrastruktur terpenuhi, sehingga operasional Sekolah Rakyat dapat berjalan optimal sejak awal tahun ajaran,” ujar Rifki.

