BMKG deteksi 310 titik panas di Provinsi Riau

BMKG deteksi 310 titik panas di Provinsi Riau

BMKG Stasiun Pekanbaru mencatat sebanyak 310 titik panas di seluruh wilayah Riau. Angka ini tertinggi terjadi di Kabupaten Bengkalis, dengan 273 titik panas tercatat. Prakirawan BMKG Yasir P menjelaskan, titik panas juga terpantau di beberapa kabupaten lain.

Kabupaten Pelalawan mengalami 15 titik panas, sementara Kota Dumai mencatatkan 9 titik. Di sisi lain, Inderagiri Hulu memiliki 3 titik, Indragiri Hilir tercatat 2 titik, dan Kepulauan Meranti serta Kota Pekanbaru masing-masing satu. “Data tersebut diperbarui hingga pukul 07.00 WIB, Sabtu (4/4),” ujarnya dalam pernyataan resmi di Pekanbaru.

Cara Mendaftar untuk Donor Darah pada 22 Juni 2025
Klik pada gambar untuk daftar donor darah 22 juni 2025

Titik panas di Pulau Sumatera

Berdasarkan pemantauan, Pulau Sumatera secara keseluruhan mencatat 405 titik panas. Riau tetap menjadi provinsi dengan jumlah terbanyak, diikuti Sumatera Selatan dengan 30 titik, Kepulauan Bangka Belitung 24 titik, dan Jambi 21 titik. Kepulauan Riau memiliki 14 titik, sementara Aceh dan Sumatera Utara masing-masing dua. Bengkulu dan Lampung masing-masing mencatat satu titik.

“Dari daerah yang ditemukan titik panas, beberapa di antaranya tergolong titik api aktif,” kata Kepala Pelaksana BPBD Damkar Riau, Edy Afrizal.

BPBD Damkar Riau menyebutkan, titik api utama berada di Bengkalis dan Pelalawan. Di Pelalawan, titik api ditemukan di Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, namun sudah memasuki fase pendinginan dengan asap yang masih terlihat. Sementara di Bengkalis, titik api terjadi di dua lokasi: Desa Titi Akar, Kecamatan Rupat Utara, serta Desa Teluk Lancar, Kecamatan Bantan, dan Desa Sekodi serta Desa Palkun, Kecamatan Bengkalis.

“Situasi di sana masih terdapat titik api dan asap yang tebal,” tambah Edy Afrizal.

Upaya penanggulangan kebakaran saat ini dilakukan melalui tim darat, penerbangan air (“water bombing”), serta penggunaan alat berat untuk membuat sekat bakar dan embung. Tidak ketinggalan, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) juga dijalankan sebagai langkah mitigasi.