Banjarmasin pilih 34 calon Paskibraka HUT ke-81 RI 2026
menggalangkebaikan.com – Banjarmasin pilih 34 calon Paskibraka HUT – “`html
Banjarmasin Menyelenggarakan Seleksi 34 Calon Paskibraka untuk Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan 2026
Pemerintah Kota Banjarmasin di Provinsi Kalimantan Selatan telah resmi mengumumkan pemilihan sebanyak tiga puluh empat peserta sebagai calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka. Seleksi ini dilakukan dalam rangka mempersiapkan peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-81 pada tahun 2026 mendatang. Proses seleksi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan bahwa generasi muda Banjarmasin dapat mewakili kota dengan penuh kebanggaan saat upacara pengibaran bendera merah putih.
Proses Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Resmi Dibuka
Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, secara resmi membuka kegiatan pemusatan pendidikan dan pelatihan bagi calon Paskibraka tahun 2026. Acara pembukaan tersebut dilaksanakan di halaman Balaikota pada hari Minggu. Dalam sambutannya, pejabat tersebut menekankan bahwa kedisiplinan, kesehatan, dan keselamatan para calon merupakan hal-hal yang sangat penting selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan pelatihan. Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah kota melalui Kesbangpol harus memastikan segala persiapan telah dilakukan dengan baik.
“Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Kesbangpol harus menyiapkan segala sesuatunya, termasuk fasilitas yang diperlukan seperti tenaga medis, makan dan minum, serta kelengkapan lainnya. Harapannya, pada saat pelaksanaan 17 Agustus 2026, baik penaikan maupun penurunan bendera, mereka dapat menjalankan tugas secara maksimal,” katanya.
Formasi 17 Putra dan 17 Putri dengan Muatan Lokal dan Keagamaan
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Banjarmasin, Ahmad Muzaiyin, menjelaskan bahwa terdapat beberapa penekanan khusus dalam pelaksanaan Pusdiklat tahun ini. Jumlah calon yang terpilih terdiri dari tujuh belas putra dan tujuh belas putri. Salah satu poin penting yang ditekankan adalah penguatan muatan lokal dan keagamaan dalam rangkaian kegiatan pelatihan. Para peserta diwajibkan meluangkan waktu untuk membaca kitab suci masing-masing sebelum memulai kegiatan pelatihan.
“Pak Sekda menekankan adanya muatan lokal dan keagamaan. Lima sampai sepuluh menit sebelum pelaksanaan pelatihan, peserta diwajibkan membaca kitab suci masing-masing. Bagi yang Muslim membaca Al-Qur’an, bagi yang Kristen membaca Alkitab, dan seterusnya. Harapannya, kegiatan ini menjadi kekuatan dan modal bagi calon Paskibraka dalam mengikuti pelatihan hingga sukses melaksanakan tugas pada 17 Agustus 2026,” jelasnya.
Formasi Khusus Merayakan Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin
Muzaiyin juga menyebutkan bahwa formasi Paskibraka tahun ini akan memiliki kekhasan tersendiri. Hal ini berkaitan erat dengan peringatan Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin yang akan berlangsung pada tahun 2026. Formasi yang akan digunakan akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Formasi tersebut akan dimaksimalkan bersama para pelatih sesuai dengan arahan pimpinan, dengan mengangkat tema 500 tahun Kota Banjarmasin sebagai identitas khas.
Pemerintah Kota Banjarmasin telah berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh terhadap kesehatan, kenyamanan, serta seluruh kebutuhan peserta selama menjalani Pusdiklat. Pelaksanaan pelatihan sementara akan dipusatkan di sejumlah lokasi strategis, di antaranya Ruang Terbuka Hijau Kamboja dan kawasan Balai Kota Banjarmasin. Selain itu, pemerintah kota juga tengah menyiapkan lokasi karantina yang tidak terlalu jauh dari kawasan Balai Kota untuk menjaga kenyamanan dan mobilitas peserta.
Jadwal Pelatihan dan Penempatan Peserta
Rangkaian Pusdiklat akan berlangsung hingga tanggal 17 Agustus 2026. Para peserta akan mengikuti pelatihan selama sekitar dua puluh hari, kemudian dilanjutkan dengan karantina penuh selama kurang lebih sepuluh hari menjelang pelaksanaan tugas pengibaran dan penurunan bendera pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Meskipun selama tahap awal peserta masih diperbolehkan pulang ke rumah, Kesbangpol menegaskan bahwa peserta wajib diantar dan dijemput oleh orang tua atau wali masing-masing.
Dari total tiga puluh empat calon Paskibraka Kota Banjarmasin Tahun 2026, sebanyak empat orang akan dikirim untuk bertugas di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Selain itu, satu peserta putra akan mewakili Kota Banjarmasin untuk bertugas di Istana Negara. Penempatan ini menunjukkan kepercayaan tinggi terhadap kualitas dan kemampuan para calon Paskibraka Banjarmasin yang telah melalui proses seleksi dan pelatihan yang ketat.
“`
