Agenda Utama: Komisi VIII DPR RI apresiasi gerak cepat Kemenhaj persiapkan haji 2026

Komisi VIII DPR RI Apresiasi Gerak Cepat Kemenhaj dalam Persiapan Haji 2026

Di Jakarta, Marwan Dasopang, Ketua Komisi VIII DPR RI, menyampaikan ucapan terima kasih atas langkah segera yang diambil Kementerian Haji dalam menghadapi penyelenggaraan ibadah haji 2026. Pencapaian ini terutama terkait dengan keberhasilan penerbitan visa jamaah dan rencana distribusi kartu Nusuk sebelum keberangkatan. Penilaian tersebut disampaikannya saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) tentang konsolidasi haji tahun 2026 di Asrama Haji Cipondoh, Tangerang, Rabu malam.

“Penyelesaian penerbitan visa secara utuh menjadi pencapaian signifikan. Sementara itu, pembagian kartu Nusuk sebelum jamaah berangkat juga menjadi bagian dari peningkatan kualitas layanan,” ujar Marwan.

Komisi VIII menekankan pentingnya adaptasi dalam menghadapi dinamika penyelenggaraan haji tiap tahun. Marwan menyatakan bahwa setiap tahun terdapat tantangan berbeda, sehingga perlu kolaborasi yang solid antar pihak terkait. “Permasalahan operasional yang muncul tahun lalu belum tentu terjadi di tahun ini. Karena itu, identifikasi potensi hambatan sejak awal harus dilakukan agar pelayanan tidak terganggu,” tambahnya.

Cara Mendaftar untuk Donor Darah pada 22 Juni 2025
Klik pada gambar untuk daftar donor darah 22 juni 2025

Kemenhaj juga diingatkan Marwan perlu mengoptimalkan sinergi antar instansi dalam memastikan layanan haji tetap baik. “Melayani jamaah dalam jumlah besar bukan hal mudah. Koordinasi dan kerja sama yang kuat menjadi kunci untuk menjaga konsistensi kualitas,” katanya.

Komisi VIII berharap penyelenggaraan haji berlangsung secara berkelanjutan tanpa ada kekosongan dalam prosesnya. “Ibadah haji dilakukan setiap tahun, tetapi prosesnya harus selalu terhubung. Kita perlu menjaga kesinambungan agar kualitas terus meningkat,” ujarnya.

Marwan juga menyoroti perlunya penyesuaian anggaran sesuai kebutuhan nyata. “Aspek seperti transportasi dan penerbangan harus dipertimbangkan dengan matang agar jamaah tetap terlayani secara baik,” katanya.

Persiapan Jelang Keberangkatan Pertama

Menurut Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, Rakernas ini bertujuan menyamakan visi penyelenggaraan haji sebelum jamaah gelombang pertama berangkat ke Tanah Suci pada 22 April 2026. Ia menegaskan ingin menghindari ulangnya masalah dari tahun sebelumnya. “Saya ingin pastikan catatan negatif tahun lalu tidak muncul kembali tahun ini,” katanya.

“Beberapa catatan yang disampaikan mencakup pemisahan anggota keluarga akibat perbedaan syarikah, keterlambatan pembagian kartu Nusuk, serta masalah terkait konsumsi,” ujar Gus Irfan.