Info Terbaru: KPK periksa pegawai Bea Cukai untuk dalami uang dari pengusaha rokok

KPK periksa pegawai Bea Cukai untuk dalami uang dari pengusaha rokok

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan bahwa pemeriksaan terhadap pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan berinisial SA dilakukan pada 9 April 2026. Tujuan investigasi ini adalah untuk menggali lebih dalam mengenai dugaan pemberian uang oleh pengusaha rokok kepada oknum di lingkungan Bea Cukai.

“Penyidik mendalami saksi SA terkait dengan perusahaan atau pengusaha-pengusaha rokok yang diduga memberikan sejumlah uang kepada oknum di Ditjen Bea dan Cukai,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, Jumat.

Pemeriksaan terhadap SA merupakan kelanjutan dari penyelidikan sebelumnya. Pada 4 Februari 2026, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Ditjen Bea Cukai Kemenkeu. Saat itu, salah satu yang ditangkap adalah Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sumatera Bagian Barat, Rizal.

Dalam OTT yang sama, enam dari 17 orang ditangkap kemudian ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait impor barang KW atau tiruan. Mereka termasuk Rizal (RZL), mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai, Sisprian Subiaksono (SIS), Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai, serta Orlando Hamonangan (ORL), Kepala Seksi Intelijen Bea Cukai. Selain itu, terlibat pula John Field (JF), Andri (AND), dan Dedy Kurniawan (DK), pemilik dan manajer Blueray Cargo.

Cara Mendaftar untuk Donor Darah pada 22 Juni 2025
Klik pada gambar untuk daftar donor darah 22 juni 2025

Di hari berikutnya, pada 26 Februari 2026, KPK mengumumkan Budiman Bayu Prasojo (BBP) sebagai tersangka baru dalam kasus tersebut. Selasa, 27 Februari 2026, lembaga antikorupsi menegaskan sedang menelusuri dugaan korupsi dalam pengurusan cukai. Pendalaman ini didasari penyitaan Rp5,19 miliar dari lima koper di rumah aman di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, yang diduga berasal dari sektor kepabeanan dan cukai.