Program Terbaru: Prabowo harap Indonesia produksi massal sedan listrik pada 2028

Prabowo Harap Indonesia Produksi Massal Seden Listrik pada 2028

Dari Jakarta, Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan aspirasinya agar Indonesia bisa mengembangkan produksi mobil sedan listrik secara massal pada 2028. Hal ini diharapkan sebagai bagian dari perluasan industri kendaraan listrik nasional. Pernyataan tersebut disampaikan saat ia hadir dalam acara peresmian pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik milik PT VKTR Teknologi Mobilitas di Magelang, Jawa Tengah, pada Kamis.

Rencananya, pada 2028, kita ingin memulai produksi mobil sedan listrik secara massal,” ujar Prabowo.

Presiden menambahkan, upaya pemerintah untuk memperkuat sektor otomotif berbasis listrik tengah dijalankan. Ia juga menyebut bahwa saat ini, Indonesia telah mampu memproduksi kendaraan komersial listrik, seperti bus dan truk, yang dianggap sebagai langkah penting dalam membangun ekosistem kendaraan listrik nasional.

“Kita juga sedang bentuk perusahaan untuk memproduksi sedan. Sedan dari listrik,” lanjut Prabowo.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menjelaskan bahwa Presiden Prabowo meminta lembaga pendidikan tinggi berperan dalam percepatan pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) serta transisi ke kendaraan listrik. Dukungan tersebut dilakukan melalui berbagai riset dan kajian untuk mendorong penggunaan energi terbarukan dan bersih, khususnya PLTS yang diharapkan menggantikan sumber energi berbahan bakar diesel.

Cara Mendaftar untuk Donor Darah pada 22 Juni 2025
Klik pada gambar untuk daftar donor darah 22 juni 2025

Kebijakan ini dimaksudkan untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar minyak (BBM). Brian mengungkapkan bahwa keberlanjutan PLTS dan kendaraan listrik diperlukan karena harga BBM yang tinggi berpotensi memengaruhi perekonomian. Selain itu, Presiden juga memerintahkan pembangunan PLTS dengan kapasitas 100 gigawatt sebagai bagian dari strategi elektrifikasi dan kebebasan energi nasional.