Buford bawa Pelita Jaya kalahkan Dewa di laga kedua semifinal IBL 2026
Buford Bawa Pelita Jaya Kalahkan Dewa United Banten di Laga Kedua Semifinal IBL 2026
Buford bawa Pelita Jaya kalahkan Dewa – Jakarta, Senin – Pertandingan semifinal kedua Indonesian Basketball League (IBL) 2026 antara Pelita Jaya Jakarta dan Dewa United Banten berlangsung sengit di GMSB, Jakarta Selatan. Dalam laga tersebut, pemain asal AS, Perrin Levon Buford, tampil sebagai bintang utama dengan torehan luar biasa. Ia membawa timnya mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 93-79, membuat kedua tim berada di posisi imbang 1-1 dalam seri best-of-five.
Pelita Jaya Tampil Dominan di Kuarter Awal
Dari awal pertandingan, Pelita Jaya Jakarta langsung menguasai jalannya laga. Buford menjadi penentu kemenangan dengan tiga tembakan awal: pull up jump shot, driving lay up, dan satu free throw. Skor tercatat 5-0 untuk kemenangan tuan rumah. Di kuarter pertama, permainan terasa cepat, tetapi Pelita Jaya tetap mengendalikan tempo pertandingan. Rio Disi dari Dewa United Banten mencoba merespons, tetapi tidak cukup untuk menyamakan kedudukan.
“Kemenangan ini menunjukkan dominasi kami sejak awal, dan kami sangat bangga bisa mempertahankan performa ini,” kata David Singleton, pelatih Pelita Jaya Jakarta setelah pertandingan usai.
Di akhir kuarter pertama, Pelita Jaya unggul 26-18. Statistik yang ditampilkan Buford mencuri perhatian: ia mencetak 28 poin, 12 rebound, dan 12 assist dalam satu pertandingan. Performa tersebut tidak hanya mengguncang Dewa United Banten, tetapi juga menjadi salah satu yang terbaik di sepanjang seri. Tiga steal yang ia peroleh menambah kemenangan timnya.
Dewa United Banten Kembali ke Peta Permainan
Kuarter kedua membawa perubahan dramatis. Dewa United Banten menunjukkan kemampuan mereka dengan perpaduan strategi yang lebih terarah. Troy Akeem Gillenwater, power forward dari tim tamu, menjadi penulis skor utama dengan 23 poin dan 7 rebound. Dukungan dari Donell Cooper, Dio Tirta, serta Hardianus Lakudu dan Joshua Ibarra membuat Dewa United Banten mampu memperkecil defisit.
Di menit-menit pertama kuarter kedua, skor justru berbalik 44-41 untuk keunggulan Dewa United Banten. Tim tuan rumah terlihat kehilangan fokus, tetapi mereka segera bangkit setelah jeda. David Singleton meminta pemainnya bermain lebih konsisten, dan perubahan ini terasa nyata dalam kuarter ketiga.
Kembali Unggul Berkat Kombinasi Taktik
Setelah jeda, Pelita Jaya Jakarta kembali mengambil kendali. Buford tidak sendirian dalam menggerakkan tim; Darious Lee Moten dan Jeff Withey juga menunjukkan performa maksimal. Moten mencetak poin dari paint area dengan kombinasi floating jump shot dan driving lay up. Ia juga berhasil menembus pertahanan Dewa United Banten melalui tembakan tiga angka.
Sementara itu, Withey menambah keberhasilan timnya dengan alley-oop dunk setelah menerima assist dari Buford pada menit ke-3 menit 51 detik. Kombinasi tajam ini membuat Pelita Jaya unggul 71-58 di kuarter ketiga. Permainan kembali memanas di kuarter keempat, dengan kedua tim saling bersaing untuk mengunci kemenangan.
Buford, yang kembali menjadi katalis permainan, memastikan Pelita Jaya tetap dominan. Ia terus memberikan assist dan memperbesar skor. Meski Dewa United Banten masih berusaha mengejar, keunggulan Pelita Jaya tidak tergoyahkan. Akhirnya, tim asuhan David Singleton menang 93-79, mengunci keunggulan dalam laga kedua semifinal.
Jadwal Lanjutan Seri Semifinal
Laga semifinal lanjutan akan digelar di Dewa United Arena, Kota Tangerang, Banten. Pertandingan ketiga dan keempat akan berlangsung pada Kamis (11/6) dan Sabtu (13/6) pukul 19.00 WIB. Jika kedua tim belum menentukan pemenang dalam empat laga, maka laga kelima akan dihelat kembali di kandang Pelita Jaya Jakarta.
David Singleton menegaskan bahwa keunggulan di laga kedua tidak berarti mereka meremehkan Dewa United Banten. “Kami tahu Dewa punya kemampuan luar biasa, jadi kami harus tetap waspada dan fokus,” ujarnya. Tim tamu, yang dikomandoi Agusti Julbe Bosch, juga optimistis untuk menang dalam laga mendatang. Kemenangan dalam laga pertama dan keberhasilan dalam kuarter kedua menjadi bukti bahwa Dewa United Banten mampu menghadapi tekanan.
Analisis Performa Pemain Kunci
Buford menjadi salah satu pemain terbaik IBL 2026 dengan penampilannya dalam laga kedua semifinal. Statistiknya yang mencapai triple-double (28 poin, 12 rebound, 12 assist) menunjukkan kemampuan adaptasi dan kepercayaan dirinya dalam kondisi tekanan. Ia juga berhasil menyumbang tiga steal, memperlihatkan keterlibatannya dalam pertahanan.
Sementara itu, Troy Akeem Gillenwater, sebagai power forward Dewa United Banten, tampil andal dalam mengimbangi serangan Buford. Ia mencetak 23 poin dan tujuh rebound, menunjukkan konsistensi tim tamu. Kombinasi antara Gillenwater dan Donell Cooper serta Dio Tirta memberikan tekanan signifikan di kuarter kedua. Namun, keberhasilan pengembalian performa oleh Pelita Jaya Jakarta di kuarter ketiga memastikan keunggulan mereka.
Dari sisi teknik, Pertandingan kedua semifinal memperlihatkan perbedaan taktik. Pelita Jaya Jakarta fokus pada serangan cepat dan umpan panjang, sementara Dewa United Banten mencoba membangun dominasi dengan pertahanan yang lebih solid. Meski demikian, keunggulan skor akhir menjadi bukti bahwa strategi tuan rumah lebih efektif di tengah waktu yang lebih banyak.
Kemenangan Pelita Jaya Jakarta pada laga kedua semifinal memberikan semangat baru bagi tim berjuluk “Jaya” dalam perjalanan menuju final. Mereka kini memiliki momentum positif, sementara Dewa United Banten harus meningkatkan performa di pertandingan berikutnya. Pertandingan ketiga dan keempat akan menjadi penentu, terutama jika Dewa United Banten ingin merebut seri dari Pelita Jaya.
