Yang Terjadi Saat: Menkomdigi: PP Tunas jaga data anak di ruang digital
Menkomdigi: PP Tunas Jaga Data Anak di Ruang Digital
Langkah Penting dalam Perlindungan Digital Anak
Jakarta (ANTARA) – Peraturan Pemerintah nomor 17 tahun 2025, yang dikenal sebagai PP Tunas, menjadi kebutuhan mendesak bagi Indonesia untuk melindungi privasi dan data anak dalam dunia digital. Menkomdigi Meutya Hafid mengungkapkan, regulasi ini dibuat sebagai respons terhadap pengalaman negara-negara lain, di mana data anak kerap dimanfaatkan secara tidak wajar dan tidak bertanggung jawab.
Dalam era teknologi yang berkembang pesat, media sosial menjadi tempat yang rawan bagi anak-anak. Meutya menyoroti bahwa saat ini, data anak tersebar di berbagai platform, dan banyak dari mereka belum menyadari mana yang perlu dipertahankan atau dibatasi. “Aturan ini kita perkenalkan untuk melindungi data privasi anak. Mereka seringkali tidak memahami dampak dari informasi yang mereka bagikan di ruang digital,” jelas Meutya di Jakarta Pusat.
Kesiapan Platform Digital Sebelum PP Tunas Berlaku
PP Tunas akan mulai berlaku efektif pada 28 Maret 2026. Regulasi ini menargetkan delapan platform digital, termasuk YouTube, TikTok, Facebook, Threads, Instagram, X, Bigo Live, dan Roblox, dengan tujuan meminimalkan risiko penggunaan data anak secara berlebihan. Hingga 27 Maret 2026, pukul 21.30 WIB, hanya dua platform yaitu X dan Bigo Live yang menunjukkan kepatuhan penuh.
“Anak-anak di Asia memiliki nilai yang sama dengan anak-anak di Eropa, dan anak di mana pun di dunia, terlepas dari suku, bangsa, atau agama, layak dilindungi secara utuh,” kata Meutya.
Empat platform lainnya, yaitu Facebook, Threads, Instagram, dan YouTube, masih belum memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam PP Tunas. Sementara TikTok dan Roblox dianggap kooperatif sebagian, tetapi masih memerlukan penyesuaian lebih lanjut.
Dengan adanya PP Tunas, Menkomdigi berharap penggunaan data anak di ruang digital akan lebih terjaga, sehingga ke depan tidak ada lagi anak yang dirugikan karena haknya tidak dilindungi secara maksimal.

