Menghadapi Tantangan: 10 Info Terkini Perkara Aktivis KontraS Disiram Air Keras

10 Info Terkini Perkara Aktivis KontraS Disiram Air Keras

Kasus Penyiraman Air Keras Masih Dalam Proses Investigasi

Penyelidikan terhadap insiden penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, masih berlangsung. Polda Metro Jaya mengungkapkan informasi terbaru mengenai kasus tersebut. Menurut data yang diterima, peristiwa itu diduga terjadi pada Kamis (12/3), sekitar pukul 23.30 WIB, di Jalan Salemba, Senen, Jakarta Pusat.

Polda Metro Jaya Terapkan Pendekatan Ilmiah

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menyatakan tim penyelidik terus mengejar kebenaran dengan metode yang bisa dibuktikan secara ilmiah. “Sejak awal menerima laporan, Polda Metro Jaya dan Mabes Polri langsung bergerak untuk mengungkap kejadian ini dengan pendekatan ilmiah,” tuturnya.

Cara Mendaftar untuk Donor Darah pada 22 Juni 2025
Klik pada gambar untuk daftar donor darah 22 juni 2025

“Seluruh tahapan investigasi dilakukan untuk memastikan fakta, bukti, dan keterangan yang sah dapat digunakan sebagai dasar pengungkapan,” ujar Irjen Asep.

Pengumpulan Bukti dan Olah Tempat Kejadian Perkara

Proses penyelidikan mencakup pengecekan kondisi korban, pengambilan keterangan saksi, serta olah TKP. Selain itu, visum et repertum dan alat bukti lainnya juga diperoleh. Tim gabungan Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya bekerja sama untuk memastikan kejelasan kasus.

Komitmen Profesional dan Transparan

Irjen Asep menggarisbawahi komitmen pihak kepolisian dalam menangani kasus ini secara profesional, transparan, dan akuntabel. “Kami menegaskan bahwa seluruh proses diusut hingga tuntas sesuai instruksi Presiden dan Kapolri,” tambahnya.

Analisis Jalur Pelaku dari 86 Titik CCTV

Polisi telah mengidentifikasi rute yang dilalui terduga pelaku berdasarkan 86 titik CCTV. Dalam pernyataan Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin, terungkap bahwa pelaku menelusuri jalur dari Jakarta Selatan menuju Jalan Medan Merdeka Timur, sekitar Stasiun Gambir.

“Terduga pelaku mengikuti pergerakan korban sejak sebelum kejadian, terdeteksi melalui kamera pengawas di beberapa titik,” jelas Kombes Iman.

Pelaku Bergerak ke Kawasan Tugu Tani

Setelah melintasi Jalan Ir H Juanda, pelaku bergerak ke Jalan Medan Merdeka Barat. “Dari sana, mereka menuju kawasan Tugu Tani dengan jalur yang melingkari Monas,” lanjut Kombes Iman. Pelaku sempat berhenti di SPBU Cikini, Jakarta Selatan, sebelum tindakan penyiraman dilakukan.

Penyelidikan Berlangsung Secara Objektif

Dalam proses investigasi, pihak berwenang memastikan setiap informasi yang diberikan kepada publik telah diverifikasi. Hal ini untuk mencegah munculnya kesalahpahaman atau spekulasi di tengah masyarakat. “Kami mengedepankan prinsip kehati-hatian agar kebenaran terlewatkan,” tambah Irjen Asep.

Langkah Kepolisian Sesuai Arahan Pemimpin

Polda Metro Jaya mengklaim semua langkah penegakan hukum diarahkan agar kasus ini diperoleh secara objektif. “Langkah ini dilakukan berdasarkan petunjuk Presiden dan Kapolri untuk memastikan keadilan tercapai,” ujarnya.

Proses Penyelidikan Masih Membutuhkan Waktu

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri bersama Kabid Humas Kombes Budi Hermanto memberikan keterangan mengenai perkembangan kasus. Mereka menyatakan bahwa proses penyelidikan belum selesai dan terus dijalankan hingga ditemukan jawaban pasti.