Veda-Mario jumpa penggemar di Yogyakarta sebelum ke Mandalika
Veda Ega Pratama dan Mario Suryo Aji Meriahkan Homecoming Tour di Yogyakarta
menggalangkebaikan.com – Kedua pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama yang berlaga di kelas Moto3 serta Mario Suryo Aji dari kategori Moto2, berhasil menyempatkan waktu untuk bertemu langsung dengan para pendukung mereka di Kota Yogyakarta. Pertemuan ini berlangsung pada hari Minggu, tepat sebelum kedua atlet tersebut melanjutkan perjalanan menuju Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika. Di sana, mereka akan menjalani serangkaian sesi latihan yang merupakan bagian dari agenda persiapan selama masa jeda paruh musim kompetisi. Kehadiran mereka di Yogyakarta menjadi momen spesial bagi para penggemar yang telah menunggu dengan penuh antusiasme.
Kehadiran Veda dan Mario dalam acara Homecoming Tour Local Heroes Indonesia dengan tema “Indonesia Mendunia” mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat setempat. Acara yang berlokasi di kawasan Monumen Serangan Umum 1 Maret ini dipenuhi oleh penggemar yang antusias menyambut kedua pembalap kebanggaan Indonesia tersebut. Suasana hangat dan penuh semangat terlihat jelas di antara para pendukung yang datang dari berbagai penjuru kota.
Veda: Senang Bisa Pulang dan Menikmati Kuliner Khas
Veda Ega Pratama mengungkapkan rasa bahagianya atas kesempatan untuk kembali ke tanah kelahirannya. Pembalap muda ini merasa sangat nyaman dengan suasana yang hangat dari para penggemar Yogyakarta. Ia juga sempat berbagi pengalaman tentang perjalanan yang dilaluinya bersama rekan satu timnya dari Jerman.
Saya senang sekali bisa pulang dan disambut hangat, rasanya bisa kembali menikmati suasana Yogyakarta, termasuk makanannya, kata Veda.
Menurut Veda, ia belum sempat mampir ke rumahnya di Gunungkidul karena begitu tiba di Yogyakarta, ia langsung mengikuti rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh Pertamina, PT Astra Honda Motor (AHM), bersama para mitra mereka selama masa istirahat kompetisi. Ia juga menyebutkan bahwa timnya telah membawa serta walang goreng, makanan tradisional yang sangat digemari masyarakat setempat.
Baru sampai tadi pagi, tapi sudah sempat makan bakmi godog, ujarnya.
Mario: Pulih dari Cedera dan Siap Hadapi Paruh Kedua Musim
Sementara itu, Mario Suryo Aji menjelaskan bahwa ia dan Veda baru saja kembali dari Jerman. Keduanya memanfaatkan masa jeda kompetisi untuk memulihkan kondisi fisik sekaligus mempersiapkan diri menghadapi babak kedua musim. Mario mengakui bahwa ia mulai kembali beraksi di kelas Moto2 setelah melalui proses pemulihan cedera yang cukup panjang.
Kita sempat kompetitif di fase pertama, tapi ada cedera sehingga harus melewatkan balapan kurang lebih lima sampai enam match, katanya.
Pengalaman selama masa pemulihan tersebut memberinya banyak pelajaran berharga tentang ketahanan mental dan fisik seorang pembalap profesional. Mario juga menyebutkan bahwa yang bisa dipelajari dari fase berat itu adalah menunggu dan bagaimana caranya bisa bangkit lagi.
Yang bisa dipelajari dari fase berat itu adalah menunggu dan bagaimana caranya bisa bangkit lagi, ujarnya.
Agenda Singkat di Yogyakarta Sebelum Bertolak ke Mandalika
Menurut Veda, seluruh agenda yang mereka jalani di Yogyakarta berlangsung cukup singkat. Pada hari Senin tanggal 20 Juli, kedua pembalap akan segera bertolak menuju Mandalika untuk menjalani latihan intensif. Langkah ini merupakan bagian dari persiapan menghadapi MotoGP Indonesia yang dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 9 hingga 11 Oktober 2026.
Baru tadi pagi sampai di Jogja, besok berangkat ke Mandalika, ujarnya.
Setelah sesi bincang-bincang dengan para penggemar selesai, Veda dan Mario langsung dikerumuni oleh para pendukung yang ingin berfoto bersama serta meminta tanda tangan sebagai kenang-kenangan. Kehadiran kedua pembalap ini di Yogyakarta tidak hanya menjadi momen silaturahmi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia yang bercita-cita menjadi pembalap profesional di kancah internasional. Momen ini menunjukkan betapa besarnya dukungan masyarakat terhadap atlet-atlet muda Indonesia yang terus berprestasi di kancah dunia.
