Important Visit: Anggota DPR dukung Banyumas Lengger Bicara masuk KEN 2027

1001018098

Purwokerto: Anggota DPR Berkomitmen untuk Mendorong Banyumas Lengger Bicara Masuk KEN 2027

Important Visit – Banyumas, sebuah kabupaten di Jawa Tengah, kembali menjadi sorotan dalam upaya mempromosikan budaya dan pariwisata melalui pergelaran seni tahunan yang dikenal sebagai Banyumas Lengger Bicara. Setelah sukses digelar pada tahun ketiga penyelenggaraannya, acara ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk anggota Komisi VII DPR RI, Siti Mukaromah, yang dalam Important Visit-nya ke Purwokerto, menekankan pentingnya keberlanjutan acara sebagai salah satu agenda wisata budaya nasional dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2027. Dalam pernyataannya, Siti menyatakan bahwa Banyumas Lengger Bicara tidak hanya menjadi wadah ekspresi seni lokal, tetapi juga memiliki potensi besar untuk mengangkat identitas budaya sekaligus membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Ia menambahkan bahwa peningkatan kualitas penyelenggaraan event ini sangat krusial untuk memenuhi standar KEN 2027.

Kontribusi Budaya sebagai Fondasi Peradaban

Budaya menjadi elemen penting dalam membangun peradaban dan memperkuat kebanggaan masyarakat, menurut Siti Mukaromah. Dalam Important Visit-nya, ia menjelaskan bahwa kegiatan seni seperti tari dan kesenian lainnya menjadi representasi dari suara hati manusia, yang kemudian dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari. “Budaya adalah warisan yang mengikat masyarakat dengan akar sejarahnya, serta menjadi sarana untuk memperkenalkan nilai-nilai lokal kepada dunia,” katanya. Selain itu, ia berharap Banyumas Lengger Bicara bisa menjadi contoh bagaimana seni bisa diintegrasikan dengan pengembangan pariwisata berbasis ekosistem, seperti yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2025 tentang Kepariwisataan.

“Melalui KEN 2027, kita bisa memperkuat posisi Banyumas sebagai destinasi budaya yang memiliki daya tarik nasional,” tambah Siti. Ia menegaskan bahwa Important Visit ke Purwokerto ini menunjukkan komitmen politik untuk menempatkan Banyumas Lengger Bicara sebagai bagian dari program nasional pariwisata. “Ini adalah langkah strategis untuk menunjukkan bahwa budaya lokal tidak hanya punya nilai artistik, tetapi juga menjadi pendorong ekonomi dan keterlibatan masyarakat.”

Harapan Organisator untuk KEN 2027

Pembina Banyumas Lengger Bicara, Andy F. Noya, mengatakan bahwa event ini telah membuktikan keberhasilan dalam menggabungkan seni tradisional dengan inovasi modern. “KEN 2027 bisa menjadi platform yang lebih luas untuk menyebarluaskan budaya Banyumas, termasuk Lengger Bicara, ke tingkat nasional,” ujarnya. Menurut Andy, acara ini bukan hanya ajang pamer seni, tetapi juga memperkuat ekonomi kreatif melalui peningkatan pengunjung dan kegiatan ekonomi yang dihasilkan dari kehadiran mereka.

Menurutnya, dengan berjalannya tiga tahun secara beruntun, Banyumas Lengger Bicara telah menunjukkan konsistensi dan kualitas yang memadai. “Tahun depan, kami akan fokus pada peningkatan aspek ekonomi kreatif dan pengelolaan lingkungan, agar semua indikator KEN terpenuhi,” lanjut Andy. Ia juga menekankan bahwa Important Visit ke acara ini menjadi momentum penting untuk menegaskan visi membangun destinasi wisata budaya yang berkelanjutan. “Dengan dukungan pemerintah dan masyarakat, Banyumas Lengger Bicara bisa menjadi ‘pembangunan melalui seni’ yang menjangkau pengunjung lokal dan mancanegara.”

Persiapan Menuju KEN 2027

Ketua Panitia Banyumas Lengger Bicara 2026, R. Satria Setyanugraha, menyatakan optimisme tinggi terhadap peluang masuk KEN 2027. “KEN 2027 menjadi target penting yang akan diwujudkan melalui peningkatan kualitas acara dan kolaborasi lebih intensif,” katanya. Ia menambahkan bahwa selain konsistensi dalam penyelenggaraan, Banyumas Lengger Bicara juga memenuhi kriteria seperti manfaat bagi UMKM dan pengelolaan lingkungan yang ramah. “Dalam Important Visit ke Purwokerto ini, kami berharap bisa menunjukkan bahwa acara ini layak diakui sebagai bagian dari program nasional KEN 2027.”

“Tahun depan, kami akan melakukan beberapa penyesuaian agar indikator KEN lebih terpenuhi, terutama dalam penguatan daya tarik wisata dan keberlanjutan ekosistem,” jelas Satria. Ia menjelaskan bahwa langkah-langkah ini dilakukan untuk memastikan Banyumas Lengger Bicara bisa menjangkau lebih banyak penikmat budaya dan pariwisata di seluruh Indonesia.

Banyumas Lengger Bicara 2026 dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk pejabat pemerintah pusat dan daerah. Acara ini menampilkan berbagai pertunjukan seni yang memadukan tradisi lokal dengan inovasi kreatif, menarik minat pengunjung dari berbagai daerah. Dukungan anggota DPR dalam Important Visit ini diharapkan dapat memberikan dampak positif, baik dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan, maupun dalam memperkuat jaringan kerja sama antar daerah. Satria juga menegaskan bahwa event ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi sarana edukasi budaya yang efektif.

Dalam rangka mempersiapkan diri menuju KEN 2027, Banyumas Lengger Bicara terus melakukan evaluasi dan peningkatan infrastruktur. “KEN 2027 adalah peluang besar untuk memperluas jangkauan Banyumas Lengger Bicara, baik secara nasional maupun internasional,” tambah Siti Mukaromah. Ia juga menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat dalam kegiatan ini, karena budaya yang hidup adalah budaya yang terus berkembang. “Dengan Important Visit ini, kami berharap masyarakat lebih menyadari peran seni dalam pembangunan berkelanjutan.”