Qatar tahan imbang Swiss 1-1 lewat gol masa “injury time”
Qatar Tahan Imbang Swiss 1-1 di Babak Akhir, Nyaris Kalah di Menit-Menit Terakhir
Qatar tahan imbang Swiss 1 1 lewat – Di tengah persaingan ketat Grup B Piala Dunia 2026, Qatar mencatatkan hasil yang memperkuat posisi mereka setelah menahan imbang Swiss 1-1 di Levi’s Stadium, Santa Clara, Amerika Serikat, pada hari Minggu dini hari WIB. Gol penentu dari Boualem Khoukhi yang tercipta di masa injury time membuat tim berjuluk Nati tidak mendapat keunggulan yang sebelumnya terlihat jelas. Hasil ini memperketat persaingan grup, karena tim-tim lain seperti Kanada dan Bosnia-Herzegovina juga mencatatkan skor imbang 1-1 dalam pertandingan sebelumnya, menurut laman resmi FIFA.
Kemungkinan Kemenangan Terancam
Swiss sempat mendominasi awal pertandingan dan memperoleh keunggulan sebelum akhir pertandingan. Gol pembuka yang dicetak oleh Breel Embolo melalui penalti memicu harapan kemenangan besar bagi tim asuhan Ricardo Rodriguez. Namun, Qatar segera merespons dengan permainan yang lebih stabil, menggiring bola hingga menit ke-17. Gol tersebut tercipta setelah Manuel Akanji menjatuhkan Remo Freuler di area terlarang, dan Mahmud Abunada tidak ragu dalam mengeksekusi tendangan bebas.
Berhasil unggul 1-0, Swiss terus mengontrol jalannya pertandingan. Mereka menciptakan peluang-peluang berbahaya melalui Dan Ndoye dan beberapa pemain lainnya, tetapi gawang Abunada tetap kukuh. Qatar, di sisi lain, memperlihatkan ketangguhan lini belakang mereka. Meski menghadapi tekanan keras sepanjang babak kedua, mereka mampu menghalangi serangan Swiss, membuat tim tamu kesulitan mengubah skor.
Kemenangan yang Nyaris Terlewatkan
Dalam menit-menit terakhir, Qatar hampir mengakhiri pertandingan dengan keunggulan. Edmilson Junior, yang memperoleh peluang emas pada babak pertama, kembali mencoba mengubah keadaan, namun Gregor Kobel berhasil melakukan penyelamatan tepat waktu. Namun, kegagalan tersebut justru menjadi sinyal awal bahwa Qatar masih berpotensi memperoleh hasil positif.
Swiss, yang sempat dianggap unggul, kembali menghadapi tantangan di menit ke-75. Ruben Vargas memilih menembak ke gawang Qatar dari sudut sempit, tetapi tembakan itu tidak berhasil mengubah skor. Di menit-menit terakhir, Qatar mengambil keuntungan dari situasi yang semakin mendesak. Boualem Khoukhi menciptakan gol penentu dengan tendangan silang yang diubah menjadi sundulan, memicu kegembiraan di tengah lapangan.
Menurut laman resmi FIFA, hasil imbang ini menjadikan semua tim di Grup B memiliki poin yang sama, sehingga pertandingan berikutnya akan sangat menentukan.
Keberhasilan Qatar dalam menyamakan skor membawa permainan ke babak akhir. Pemain-pemain mereka memperlihatkan semangat yang luar biasa, terutama saat mereka mendapat kesempatan terakhir untuk meraih poin. Meski Swiss memegang dominasi sepanjang pertandingan, Qatar mampu mengatasi tekanan tersebut dengan disiplin pertahanan yang konsisten.
Keterlibatan Kiper dan Pemain Penting
Keseluruhan permainan juga bergantung pada kiper Qatar, Mahmud Abunada, yang menunjukkan performa cemerlang. Ia berhasil menghalau beberapa serangan berbahaya dari Swiss, termasuk usaha Akanji dan Zakaria. Di sisi kiper Swiss, Gregor Kobel sebenarnya menunjukkan ketangguhan, tetapi keterbatasan penyelesaian akhir pemain lawan membuatnya gagal meraih poin tambahan.
Sejumlah pemain Qatar juga memperlihatkan kualitas yang luar biasa. Edmilson Junior, yang sempat menjadi ancaman di babak pertama, kembali menunjukkan kemampuannya dalam menembak. Sementara itu, Boualem Khoukhi dan Ahmed Alaa mengambil peran krusial dalam memastikan hasil imbang. Kehadiran pemain baru seperti Fathy dan Boudiaf di menit ke-60 memperkuat kekuatan taktik tim.
Dampak pada Persaingan Grup
Hasil ini menambah ketegangan dalam Grup B, karena setiap tim kini memiliki poin yang sama. Pemain-pemain Kanada dan Bosnia-Herzegovina, yang sebelumnya mencatatkan imbang, sekarang memiliki peluang yang setara untuk melangkah lebih jauh. Pertandingan selanjutnya akan menjadi penentu, karena hanya tim yang mendapat hasil terbaik yang akan mengamankan posisi mereka di babak grup.
Qatar, dengan hasil imbang ini, kembali menunjukkan konsistensi yang memadai. Meski tidak mendapatkan kemenangan yang mereka inginkan, tim tersebut sukses menahan Swiss hingga menit akhir. Penampilan mereka memperlihatkan bahwa mereka siap menghadapi tantangan berat di Piala Dunia 2026. Sementara itu, Swiss, meski mengungguli di babak pertama, harus puas dengan hasil imbang setelah berusaha keras untuk mengubah skor.
Susunan Pemain
Tim Qatar yang turun dalam pertandingan ini terdiri dari susunan: Abunada di posisi kiper; Al-Oui (Alaa 60′), Pedro Miguel, Khoukhi, Ahmed, Laye di lini bertahan; Gaber (Fathy 60′), Madibo, Abdurisag (Boudiaf 60′) di lini tengah; dan Edmilson Junior serta Afif di lini depan. Di sisi Swiss, susunan pemain adalah: Kobel di posisi kiper; Akanji, Elvedi, Ricardo Rodriguez di lini bertahan; Aebischer (Rieder 65′), Zakaria, Freuler, Xhaka di lini tengah; dan Ndoye (Manzambi 65′), Vargas, serta Embolo di lini depan.
Dengan permainan yang saling menggigit, pertandingan ini menunjukkan intensitas tinggi dan kompetisi yang ketat. Qatar dan Swiss sama-sama mengambil peluang hingga menit akhir, dan hanya keputusan terakhir Khoukhi yang mampu menentukan nasib pertandingan. Kehadiran para pemain baru juga memberi dampak signifikan dalam permainan, terutama di masa injury time.
