Dewa United bertekad sapu bersih sisa laga demi capai empat besar
Dewa United Targetkan Kemenangan Beruntun untuk Memperjuangkan Posisi Empat Besar
Dewa United bertekad sapu bersih sisa – Jakarta – Pelatih Dewa United Banten FC, Jan Olde Riekerink, mengungkapkan niat untuk memastikan kemenangan di semua pertandingan tersisa musim ini, demi memperebutkan posisi empat besar dalam klasemen akhir BRI Super League 2025/2026. “Tujuan terbesar kami sekarang adalah memenangkan semuanya (laga tersisa) dan semoga meraih posisi keempat. Itulah motivasi kami,” katanya dikutip dari laman resmi I.League, Minggu.
Persaingan Ketat dalam Posisi Keempat
Dewa United saat ini masih berada tiga strip di bawah target akhir mereka dengan koleksi 47 poin. Klasemen sementara menempatkan tim berada di posisi ke-5, dengan jarak lima poin dari Malut United yang menduduki peringkat empat (52 poin). Selain itu, Dewa juga tertinggal dari Persebaya Surabaya (51 poin) dan Bhayangkara Presisi Lampung FC (47 poin). Untuk mencapai zona empat besar, Dewa membutuhkan empat kemenangan beruntun dalam sisa laga musim ini, yang akan menaikkan total poin menjadi 59.
“Tahun lalu kami mendapatkan 61 poin. Jika memenangkan seluruh empat pertandingan terakhir, kami akan mencapai 59 poin. Hanya selisih dua poin dari musim lalu,” kata Riekerink.
Jan Olde Riekerink, mantan pelatih Galatasaray, menilai peluang mencapai empat besar masih terbuka lebar. Ia menekankan bahwa performa tim dalam sepuluh pertandingan terakhir menunjukkan tren yang positif. “Faktanya adalah kami masih memiliki empat pertandingan sisa. Jika melihat 10 pertandingan terakhir, hasil kami justru lebih baik dari tahun lalu dengan tujuh kemenangan, dua imbang, dan hanya satu kekalahan,” ujar pelatih asal Belanda tersebut.
Strategi untuk Melangkah ke Empat Besar
Menghadapi sisa musim, Dewa United memiliki rencana jelas untuk menguasai setiap laga. Tim akan menghadapi beberapa lawan yang dianggap sebagai ancaman atau peluang. Salah satu laga krusial terjadi pada pekan ke-31, di mana Dewa menjamu Semen Padang FC di Banten International Stadium, Sabtu malam ini mulai pukul 19.00 WIB. Kedua tim memperjuangkan tujuan yang berbeda, dengan Dewa membidik poin maksimal, sementara Semen Padang membutuhkan hasil positif untuk mempertahankan nasib di kasta tertinggi.
Semen Padang FC kini berada di posisi 17 klasemen dengan 20 poin. Jarak mereka ke zona aman mencapai sembilan poin, sehingga kemenangan atau hasil imbang di laga kontra Dewa menjadi kunci untuk menghindari degradasi. Riekerink menilai Semen Padang harus fokus pada poin, karena peluang mereka untuk bertahan di Liga Super masih terbuka.
“Melawan Semen Padang, mereka butuh poin karena belum terdegradasi. Jika saya pelatihnya, saya akan tetap mengincar kemenangan. Mereka harus menang, tapi bagi kami, ambisinya tetap setinggi mungkin di peringkat klasemen,” kata Riekerink.
Ada potensi ketegangan di sekitar laga ini. Jika Dewa United menang, Semen Padang akan kehilangan poin penting untuk mempertahankan posisi. Namun, jika Semen Padang mampu meraih hasil imbang, mereka masih bisa menjaga harapan. Kinerja tim pada pekan ke-31 akan menjadi indikator kuat untuk mengukur kemampuan mereka di sisa musim.
Kemungkinan Debutan Laga Terakhir
Dewa United diperkirakan akan menghadapi lawan yang berbeda dalam sisa laga. Selain Semen Padang, ada tiga pertandingan lain yang harus dimenangkan. Setiap laga menjadi penentu, karena perbedaan satu poin bisa mengubah peringkat dan peluang finis empat besar.
Riekerink memaparkan bahwa Dewa United sedang dalam kondisi yang stabil, tetapi perlu mengejar target maksimal. “Kami masih memiliki tugas berat, tapi mental tim sangat baik. Setiap laga menjadi kesempatan untuk mendapatkan poin tambahan,” tambahnya. Dengan konsistensi bermain, ia yakin tim bisa mempertahankan performa terbaiknya hingga akhir musim.
Perubahan Klasemen dan Dampak Hasil Laga
Kemenangan atau hasil imbang melawan Dewa United akan memberi dampak signifikan bagi Semen Padang. Jika tim tersebut gagal meraih poin di kandang Dewa, kemungkinan besar mereka akan terdegradasi, karena PSBS Biak FC yang berada di posisi ke-15 terpaut sembilan poin dari Madura United FC, dan unggul secara head-to-head. Hasil ini membuat Semen Padang menjadi kandidat yang menentukan di sisa laga.
Riekerink juga memperkirakan bahwa tim yang menang di laga terakhir akan memperkuat posisi mereka di klasemen. “Dengan empat kemenangan, Dewa bisa mendekati tujuan. Tapi kami juga sadar bahwa kekalahan di laga terakhir bisa menghancurkan harapan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa keberhasilan Dewa United sangat bergantung pada performa tim lawan, terutama Malut United, Persebaya, dan Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Tantangan dan Peluang di Sisa Musim
Dalam upayanya memperjuangkan empat besar, Dewa United harus menghadapi beberapa tantangan. Dua dari empat laga tersisa berpotensi berat, karena melawan tim kuat yang mungkin sedang dalam fase puncak. Namun, Riekerink percaya bahwa motivasi dan mentalitas tim tetap tinggi. “Kami sudah terbiasa dengan tekanan, dan ini menjadi kesempatan untuk membuktikan kemampuan di liga terbaik Indonesia,” katanya.
Keberhasilan mencapai posisi empat besar bukan hanya tentang poin, tetapi juga tentang konsistensi dan keberanian. Riekerink menilai bahwa kemenangan beruntun bisa menjadi jaminan. “Dengan delapan laga tersisa, kami akan memperkuat posisi. Selama empat pertandingan, kami akan fokus pada permainan maksimal, karena hanya itulah yang bisa memastikan keempat besar,” ujarnya.
Kemungkinan hasil laga di pekan ke-31 dan laga berikutnya akan memengaruhi skenario Dewa United. Jika Dewa mampu memenangkan semua pertandingan, mereka bisa menutup musim dengan total 59 poin. Angka ini akan menjadi penentu, karena keempat besar berada di sekitar poin tersebut. Riekerink optimistis dengan kinerja tim, tetapi ia juga menyadari bahwa ada risiko yang perlu diwaspadai.
Selain itu, Riekerink menegaskan bahwa dukungan penggemar dan strategi tim sangat penting. “Kami akan bekerja keras untuk mencapai tujuan. Setiap pertanding
