Visit Agenda: Bank Mega dukung implementasi QRIS Antarnegara di China

Bank Mega Dukung Implementasi QRIS Antarnegara di China

Visit Agenda – Jakarta, Sabtu – PT Bank Mega Tbk terus berupaya memperluas akses transaksi keuangan lintas negara dengan mendukung penggunaan QRIS Antarnegara di Tiongkok. Sistem pembayaran digital ini diharapkan menjadi solusi praktis bagi nasabah yang melakukan kegiatan di luar negeri, terutama di wilayah ekonomi yang dinamis seperti Tiongkok. Dengan fitur tersebut, para pelanggan tidak perlu repot membawa uang tunai dalam mata uang lokal atau mengalami hambatan saat bertransaksi di merchant internasional.

Kolaborasi untuk Penguatan Ekosistem Pembayaran

Peluncuran QRIS Antarnegara di Tiongkok merupakan bagian dari upaya bersama antara Bank Indonesia (BI), Penyedia Jasa Pembayaran (PJP), serta Penyelenggara Infrastruktur Sistem Pembayaran (PIP). Kemitraan ini bertujuan memperkuat jaringan pembayaran digital nasional sekaligus mendorong integrasi sistem transaksi global. Kostaman Thayib, Direktur Utama Bank Mega, menegaskan bahwa keberadaan QRIS Antarnegara akan membuka kemudahan baru bagi masyarakat Indonesia yang berinteraksi di luar batas negara.

“QRIS Antarnegara memungkinkan transaksi dilakukan secara langsung melalui aplikasi, tanpa ketergantungan pada mata uang asing. Nasabah dapat beraktivitas di luar negeri dengan lebih leluasa, karena sistem ini menyediakan alat pembayaran yang aman dan mudah digunakan,” ujar Kostaman dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Sistem QRIS Antarnegara berbasis teknologi kode QR Cross-border QR Payments Linkage, yang memudahkan pengguna melakukan pembayaran di negara-negara mitra. Dengan dukungan infrastruktur yang terpadu, pengguna hanya perlu memindai kode QR pada merchant atau layanan yang telah terhubung, sehingga proses transaksi menjadi lebih cepat dan transparan. Hal ini sejalan dengan tuntutan digitalisasi sektor keuangan di era globalisasi saat ini.

Sebelumnya, QRIS Antarnegara telah diimplementasikan di beberapa negara seperti Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, dan Korea Selatan. Dengan keberhasilan di wilayah tersebut, pihak Bank Mega dan mitra lainnya kini melangkah lebih jauh dengan menggandeng otoritas pembayaran Tiongkok. Peluncuran fitur ini dijadwalkan pada 30 April 2026, sebagai bagian dari strategi menumbuhkan ekosistem pembayaran digital yang lebih inklusif dan andal.

Peluang untuk Masyarakat dan Industri

Tiongkok, sebagai salah satu pusat ekonomi dunia, menawarkan potensi besar bagi transaksi lintas batas. Tingkat adopsi pembayaran digital di negara ini sangat tinggi, sehingga QRIS Antarnegara diharapkan dapat mempercepat pertukaran uang dan mempermudah kegiatan ekonomi antar negara. Kostaman menyatakan bahwa sistem ini tidak hanya memberi keuntungan bagi wisatawan, tetapi juga menjadi alat untuk mendukung perdagangan dan ekspansi pasar bagi pelaku usaha Indonesia.

Dengan QRIS Antarnegara, pengguna tidak lagi memerlukan proses menukar mata uang asing sebelum melakukan pembayaran. Transaksi langsung melalui aplikasi bank menjadi lebih efisien, terutama di tengah kebutuhan yang meningkat terkait pertukaran valuta asing. Ini juga memberi peluang bagi pengusaha lokal untuk menjual produk atau jasa ke pasar Tiongkok dengan biaya yang lebih rendah dan risiko yang lebih terkontrol.

QRIS Antarnegara berperan sebagai jembatan antara sistem pembayaran nasional Indonesia dan infrastruktur global. Kostaman menjelaskan bahwa keberadaan teknologi ini membantu mengurangi kesulitan akibat perbedaan regulasi dan standar antar negara. Tiongkok, dengan sistem pembayaran seperti Alipay dan WeChat Pay, menjadi pasar yang strategis untuk memperluas jaringan transaksi digital tersebut.

Langkah Konsisten dalam Inovasi Keuangan Digital

Bank Mega terus berkomitmen dalam pengembangan layanan keuangan digital, termasuk QRIS Antarnegara. Perluasan ke Tiongkok dianggap sebagai bagian dari langkah strategis untuk meningkatkan kenyamanan dan efisiensi bagi nasabah. Dalam konteks perekonomian global yang semakin terhubung, Bank Mega berusaha menjadi salah satu bank yang memimpin implementasi sistem pembayaran lintas negara.

Sistem ini juga menjadi contoh nyata bagaimana teknologi dapat mempercepat transaksi keuangan secara internasional. Dengan kemudahan yang ditawarkan, Bank Mega berharap dapat meningkatkan daya saing industri keuangan Indonesia di pasar global. Dalam beberapa tahun terakhir, keberadaan QRIS Antarnegara telah membuka akses baru bagi masyarakat Indonesia dalam berbagai transaksi lintas batas, dan keberlanjutan proyek ini diperkirakan akan memberi dampak lebih luas.

Kolaborasi antara BI, PJP, dan PIP dengan otoritas Tiongkok menjadi bukti pentingnya kerja sama lintas sektor dalam membangun ekosistem pembayaran yang terintegrasi. QRIS Antarnegara tidak hanya mempercepat proses pembayaran, tetapi juga menjadi alat untuk memperkuat kepercayaan pelanggan terhadap sistem keuangan digital. Kostaman menekankan bahwa keberhasilan implementasi di Tiongkok akan menjadi referensi untuk pengembangan ke negara-negara lain di Asia dan dunia.

Peluang Dunia Usaha di Pasar Tiongkok

Keberadaan QRIS Antarnegara di Tiongkok akan memudahkan pelaku usaha Indonesia untuk menjangkau pasar yang luas. Dengan dukungan teknologi pembayaran digital, perusahaan dapat melakukan transaksi langsung dengan pelanggan atau mitra lokal, tanpa terkendala oleh perbedaan sistem pembayaran. Ini menjadi peluang penting untuk memperluas ekspor, investasi, dan kerja sama ekonomi di antara kedua negara.

Menurut Kostaman, QRIS Antarnegara tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga mempercepat pertukaran uang secara digital. Proses transaksi yang lebih cepat akan mendorong pertumbuhan ekonomi, terutama dalam sektor jasa dan perdagangan. Dengan keberhasilan integrasi di Tiongkok, Bank Mega berharap QRIS Antarnegara dapat menjadi standar pembayaran lintas batas yang diterima secara universal.

Kehadiran QRIS Antarnegara di Tiongkok diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat Indonesia, baik sebagai wisatawan maupun pengusaha. Kostaman menuturkan bahwa sistem ini menjadi alat penting dalam mendukung pertukaran keuangan yang lebih cepat, aman, dan transparan. Pihaknya optimis bahwa keberhasilan di Tiongkok akan menjadi langkah awal untuk ekspansi ke negara-negara lain di kawasan Asia dan pasar internasional.

Dalam perspektif jangka panjang, QRIS Antarnegara akan menjadi bagian dari transformasi digital keuangan Indonesia. Kostaman berharap, dengan pendekatan yang inovatif, sistem ini dapat memperkuat koneksi antar negara sekaligus mendorong pertumbuhan industri jasa keuangan di tingkat global. Bank Mega berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan yang diberikan kepada nasabah, sehingga transaksi lintas negara menjadi lebih efisien dan nyaman.

Masa Depan Transaksi Digital

Keberhasilan implementasi QRIS Antarnegara di Tiongkok akan menjadi bukti nyata bahwa Indonesia mampu bersaing dalam perekonomian global. Dengan dukungan infrastruktur dan kerja sama yang solid, Bank Mega berharap dapat menjadi pelaku utama dalam pengembangan sistem pembayaran digital yang lebih luas. Kostaman menegaskan bahwa pihaknya akan terus berinovasi guna memastikan transaksi keuangan tetap relevan dan sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

QRIS Antarnegara juga