Agenda Utama: GMNI apresiasi pemerintah pertahankan harga BBM guna jaga stabilitas

GMNI apresiasi pemerintah pertahankan harga BBM guna jaga stabilitas

Jakarta, Rabu – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menyambut baik kebijakan pemerintah dalam menjaga harga bahan bakar minyak (BBM) di tengah tekanan dinamika ekonomi global. M. Risyad Fahlefi, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat GMNI, menyatakan langkah tersebut mencerminkan kebijakan yang berpihak pada kepentingan rakyat luas.

Kebijakan ini, menurut Risyad, berperan penting dalam menopang daya beli masyarakat dan mengendalikan inflasi. “Pertahannya harga BBM dianggap sebagai elemen kunci untuk menjaga ekonomi rakyat, terutama bagi kelompok masyarakat yang rentan terhadap perubahan harga energi,” tambahnya dalam keterangan resmi.

“Kami berharap kebijakan ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam mewujudkan kedaulatan energi nasional dan kesejahteraan rakyat. Momentum ini menawarkan peluang untuk menerapkan Trisakti Bung Karno, terutama dalam mendorong kemandirian ekonomi,” ujar Risyad.

Dalam rangka memperkuat keberpihakan, Risyad mengajak pemerintah untuk terus konsisten dalam kebijakan yang mengutamakan kebutuhan rakyat. “Transparansi dan komunikasi publik harus ditingkatkan agar masyarakat memahami dasar pengambilan keputusan,” lanjutnya.

Cara Mendaftar untuk Donor Darah pada 22 Juni 2025
Klik pada gambar untuk daftar donor darah 22 juni 2025

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen menjaga akses BBM bersubsidi bagi kelompok tidak mampu. “Para menteri ekonomi melaporkan BBM akan tetap disediakan untuk 80 persen penduduk, terutama rakyat kecil dan miskin,” kata Prabowo dalam Taklimat Rapat Kerja Kabinet Merah Putih, Jakarta, Rabu (8/4).

GMNI berharap langkah pemerintah ini tidak hanya menjaga stabilitas harga BBM tetapi juga mendukung sektor strategis seperti logistik, transportasi, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergantung pada kestabilan energi. Organisasi itu menyatakan akan terus mengawasi kebijakan publik dan berperan sebagai mitra kritis dalam proses pembangunan nasional.