Program Terbaru: Ditjen Imigrasi siapkan tim khusus guna bantu atlet asing di Indonesia

Ditjen Imigrasi siapkan tim khusus guna bantu atlet asing di Indonesia

Bandung, Jawa Barat — Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) tengah mengambil langkah strategis untuk memperkuat sistem olahraga nasional melalui peningkatan layanan bagi atlet dan pelaku olahraga asing yang berada di Tanah Air. Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari fungsi imigrasi sebagai fasilitator, bukan hanya dalam pengawasan, tetapi juga dalam mendorong pertumbuhan sektor-sektor strategis seperti olahraga.

Kemudahan untuk Atlet Asing

“Kami akan membentuk tim khusus yang menangani sektor olahraga, sehingga atlet bisa lebih mudah dalam administrasi,” ujar Hendarsam setelah menyaksikan pertandingan IBL All-Star 2026 di Bandung Arena, Sabtu (11/4) malam.

Tim tersebut dirancang untuk memberikan akses yang lebih cepat dan efisien bagi atlet asing yang masuk ke Indonesia, baik untuk berkompetisi maupun terlibat dalam kegiatan olahraga lainnya. Selain itu, sistem berbasis aplikasi akan digunakan untuk mempermudah proses administrasi, mengurangi pengulangan pemeriksaan.

Cara Mendaftar untuk Donor Darah pada 22 Juni 2025
Klik pada gambar untuk daftar donor darah 22 juni 2025

Implikasi Mobilitas dan Kinerja Atlet

Meningkatkan kenyamanan atlet menjadi prioritas, karena antrean yang lama bisa mengganggu suasana hati dan performa mereka di lapangan. Dengan adanya kemudahan ini, klub-klub nasional seperti yang berpartisipasi di IBL atau liga lainnya diharapkan tidak mengalami kerugian akibat gangguan dari proses keimigrasian.

Peran Atlet Asing sebagai Duta

Hendarstam menekankan bahwa kehadiran atlet asing tidak hanya meningkatkan kualitas kompetisi, tetapi juga memperkuat citra Indonesia di kancah internasional. Meski tetap menjalankan fungsi pengawasan, pendekatan utama kini lebih menitikberatkan pada pembinaan dan pencegahan, termasuk penyuluhan.

Tujuan Jangka Panjang

Ditjen Imigrasi optimis kebijakan ini bisa berdampak positif pada ekosistem olahraga nasional, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi melalui penyelenggaraan acara olahraga internasional di Indonesia. Peningkatan mobilitas atlet lintas negara, yang didorong oleh konsep sportainment, akan semakin terfasilitasi dengan sistem layanan yang adaptif dan efektif.