Kebijakan Baru: IPO pertama 2026, antusias investor dorong saham WBSA naik 35 persen

IPO Pertama Tahun 2026, Antusiasme Investor Dorong Kenaikan Saham WBSA 35 Persen

Jakarta – PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) hari ini secara resmi menggelar penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) dengan harga saham yang naik 34,52 persen menjadi Rp226 per lembar. Kenaikan tersebut terjadi sebelum pukul 10.30 WIB, atau menembus level Auto Reject Atas (ARA).

Prospek Industri Logistik Nasional Menjanjikan

Direktur Utama WBSA, Edwin Wibowo, dalam pidatonya di Main Hall BEI Jakarta, Jumat, menyoroti peluang besar yang ada dalam sektor logistik nasional. Menurutnya, karakteristik Indonesia sebagai negara kepulauan dan tingginya aktivitas industri serta konsumsi dalam negeri membutuhkan layanan logistik multimodal yang terpadu.

Cara Mendaftar untuk Donor Darah pada 22 Juni 2025
Klik pada gambar untuk daftar donor darah 22 juni 2025

“Kondisi ini mendorong kebutuhan besar terhadap layanan logistik multimoda yang terintegrasi. IPO ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat daya saing dan kemampuan perusahaan dalam mendukung pertumbuhan sektor transportasi serta perekonomian Indonesia,” ujar Edwin.

Strategi Ekspansi dan Penggunaan Dana IPO

Edwin optimis bahwa pendekatan ekspansi terarah, model bisnis yang terpadu, serta penggunaan infrastruktur dan teknologi akan mendorong pertumbuhan berkelanjutan serta menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.

Dalam aksi IPO, perusahaan menawarkan 1,8 miliar lembar saham baru, atau sekitar 20,75 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Harga penawaran Rp168 per saham berhasil mengumpulkan dana segar sebesar Rp302,4 miliar.

Dana dari IPO akan digunakan untuk mengakuisisi 99,99 persen saham PT Bermuda Inovasi Logistik (BIL) dari PT Bermuda Nusantara Logistik (BNL), dengan nilai sekitar Rp215 miliar. Sisanya dialokasikan sebagai modal kerja untuk mendukung operasional harian, menjaga likuiditas, serta meningkatkan kapasitas layanan logistik multimodal.

Penjamin Emisi dan Struktur Kepemilikan

PT OCBC Sekuritas Indonesia dan PT Semesta Indovest Sekuritas bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek dalam aksi ini. Pihak penjamin efek lainnya akan ditentukan setelah proses berjalan.

Setelah IPO, struktur kepemilikan saham WBSA berubah menjadi: 79,01 persen dimiliki oleh Tiga Beruang Kalifornia Pte. Ltd (TBK), 0,24 persen oleh PT Permata Gandaria Indah (PGI), dan 20,75 persen oleh publik.