Info Terbaru: Trump minta Netanyahu kurangi serangan ke Lebanon
Trump Berharap Netanyahu Menurunkan Intensitas Serangan ke Lebanon
Washington – Pemimpin Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa ia telah meminta Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk membatasi operasi militer terhadap Lebanon. Pernyataan ini disampaikan pada Kamis (9/4) kepada NBC News, dengan penekanan bahwa Netanyahu setuju untuk mengurangi tingkat serangan. “Saya berbicara dengan Bibi dan ia akan menurunkan intensitas serangan,” ujarnya, sambil menunjukkan bahwa langkah ini terpisah dari perundingan dengan Iran.
Gencatan Senjata AS-Iran dan Pemulihan Hubungan
Sebelumnya, Trump mengumumkan gencatan senjata selama dua minggu dengan Iran, dengan syarat Teheran menyetujui pembukaan kembali Selat Hormuz. Penyataan ini terjadi setelah konflik terbaru di Timur Tengah, yang dimulai dari serangan gabungan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari. Sebagai respons, Iran menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS, serta membatasi lalu lintas di Selat Hormuz, menyebabkan gangguan pasokan energi global.
“Saya sangat optimistis soal kesepakatan perdamaian antara AS dan Iran,” tambah Trump, yang menekankan bahwa pembicaraan dengan Iran tidak mencakup perang Israel terhadap Lebanon. Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut tetap berlaku meski ada konflik antara kedua pihak.
Langkah Netanyahu untuk Perdamaian dengan Lebanon
Netanyahu sendiri mengatakan bahwa kabinet Israel telah diperintahkan untuk memulai pembicaraan langsung dengan Lebanon. Tujuannya adalah untuk menghilangkan senjata gerakan Hizbullah dan mencapai ketenangan antar kedua negara. Pernyataan ini diumumkan pada Selasa malam (7/4), saat Trump mengumumkan gencatan senjata. Namun, Iran menganggap kebijakan Israel sebagai pelanggaran kesepakatan yang telah dicapai dengan Washington.
Dalam konteks ini, gencatan senjata antara AS dan Iran dianggap sebagai langkah positif, meski masih ada tekanan di Lebanon. Trump menekankan bahwa perundingan dengan Iran tidak terkait langsung dengan kebijakan Israel terhadap Lebanon, tetapi ia tetap berharap situasi stabilisasi dapat tercapai melalui kerja sama antarnegara.

