Pembahasan Penting: Presiden: Isu sampah seluruh Indonesia selesai dalam 2-3 tahun

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengatakan pengelolaan sampah dapat diselesaikan teknologi yang tidak terlalu mahal dan isu sampah di kota-kota Indonesia dapat diselesaikan dalam waktu dua sampai tiga tahun ke depan. "Kita punya teknologi sekarang, teknologi untuk membersihkan sampah, buatan kita sendiri, tidak terlalu mahal," kata Presiden Prabowo Subianto dalam taklimat saat rapat kerja pemerintah anggota Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan, Rabu. Dengan optimalisasi peran perguruan tinggi dan inovasi lokal, Presiden menyebut bahwa isu sampah yang dihadapi di Tanah Air dapat diselesaikan tanpa perlu membeli teknologi yang mahal dari luar.

"Dalam waktu dua tiga tahun sampah seluruh Indonesia akan kita selesaikan. Tidak akan ada kota, tidak akan ada jalan, tidak akan ada bagian Indonesia yang bau oleh sampah," tambahnya. Presiden memastikan isu sampah akan diselesaikan dari Sabang sampai dengan Merauke, sebuah pernyataan yang disambut tepuk tangan para peserta taklimat.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan jajaran menteri, wakil menteri, kepala lembaga, hingga pejabat eselon I di Istana Kepresidenan, Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, Presiden menyampaikan arahan strategis terkait kebijakan pemerintah dan penyelenggaraan negara. Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) Angga Raka Prabowo menjelaskan, pertemuan ini sengaja melibatkan hingga level eselon I untuk memastikan arah kebijakan dapat dipahami dan dijalankan secara utuh oleh seluruh jajaran pemerintahan.

Cara Mendaftar untuk Donor Darah pada 22 Juni 2025
Klik pada gambar untuk daftar donor darah 22 juni 2025

"Bapak Presiden merasa penting untuk menyampaikan langsung kepada seluruh eselon satu karena kita semua ini satu kesatuan. Di kementerian ada menteri, didukung oleh eselon satu dan jajaran di bawahnya," ujar Angga. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga, sekaligus memastikan implementasi kebijakan berjalan selaras hingga ke tingkat teknis di seluruh struktur birokrasi.