Program Terbaru: Macron serukan pertahankan multilateralisme dalam kesehatan global
Paris – Presiden Prancis Emmanuel Macron di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) One Health, Lyon, pada Selasa (7/4) menyerukan untuk mempertahankan multilateralisme dalam tata kelola kesehatan global saat tatanan internasional terguncang. "Hari ini menjadi kesempatan untuk melihat dunia apa adanya. Dunia yang mengalami krisis.
Dunia yang dilanda perang… berbagai tantangan yang dihadapi oleh kesehatan global menjadikan koordinasi dan kerja sama lebih diperlukan dari sebelumnya," ujar Macron dalam sebuah sesi di KTT tersebut. Dia menambahkan bahwa di tengah lingkungan internasional yang bergejolak, dengan beberapa pihak berupaya mempertanyakan multilateralisme dalam kesehatan, Prancis akan berdiri bersama Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan semua organisasi internasional yang hadir.
Menurut Macron, KTT itu membantu memajukan beberapa inisiatif konkret, termasuk peluncuran pakta internasional yang bertujuan untuk menjaga efektivitas antibiotik, dan pengintegrasian isu-isu kesehatan ke dalam negosiasi iklim, kontribusi nasional, dan rencana adaptasi negara-negara. Upaya tersebut sejalan dengan Rencana Aksi Kesehatan Belem yang diadopsi di Konferensi Perubahan Iklim PBB ke-30 (COP30) di Belem, sebuah kota di wilayah Amazon, Brasil. KTT tiga hari itu mempertemukan para kepala negara dan pemerintahan dari seluruh dunia, perwakilan organisasi internasional dan regional yang relevan, ilmuwan, serta perwakilan dari sektor swasta, bank pembangunan, dan kelompok pemuda.
KTT itu bertujuan mempercepat implementasi pendekatan One Health, konsep bersama yang sudah lama ada dan diterima secara luas yang mengakui bahwa kesehatan manusia, hewan, dan ekosistem saling terkait erat.

