Pemerintah bantu Kabupaten Penajam tingkatkan layanan kesehatan
Pemerintah bantu Kabupaten Penajam tingkatkan layanan kesehatan
Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat guna mempercepat peningkatan infrastruktur layanan kesehatan. Tujuan utamanya adalah menjadikan daerah ini sebagai pusat kesehatan yang mendukung keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN) serta memperkuat peran sebagai penyangga kota baru Indonesia.
“Pemerintah pusat memberikan dukungan untuk percepatan pengembangan fasilitas kesehatan pendukung IKN,” ujar Lukasiwan Eddy Saputro, Direktur RSUD Ratu Aji Putri Botung, Sabtu, saat dibincangi mengenai kesiapan rumah sakit sebagai mitra IKN.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyalurkan bantuan peralatan medis. Peralatan pemindaian tomografi komputer (CT Scan) akan tersedia pada Mei 2026, menurut Saputro. Selain itu, Kemenkes juga menargetkan pemberian alat kesehatan untuk layanan penyakit jantung, seperti catheterization laboratory (Cathlab), pada tahun ini.
Bantuan peralatan dari Kemenkes akan mempercepat peningkatan kualitas pelayanan di RSUD Ratu Aji Putri Botung. RSUD tersebut hanya bertindak sebagai penerima manfaat, sementara pihak kementerian yang bertugas mengadakan pengadaan peralatan tersebut.
Pembangunan Gedung Layanan Jantung
Sebagai langkah tambahan, Pemerintah Pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Kemenkes menyetujui anggaran sekitar Rp5,8 miliar untuk pembangunan gedung khusus layanan jantung di RSUD Ratu Aji Putri Botung. Dana ini akan digunakan untuk memperkuat kemampuan rumah sakit dalam menangani kondisi kesehatan kritis.
Dengan peralatan dan fasilitas yang terus ditingkatkan, RSUD Ratu Aji Putri Botung diharapkan bisa memberikan layanan operasi pemasangan ring jantung pada 2026. Hal ini akan menjadikan kabupaten ini lebih siap menjadi mitra utama IKN di sektor kesehatan, menurut Saputro.

