Kebijakan Baru: Paspor Gate jadi ujian integritas dan regulasi Liga Belanda

Paspor Gate Jadi Ujian Integritas dan Regulasi Liga Belanda

Beberapa minggu terakhir, sepak bola Belanda menciptakan geger di kalangan pemain dan penggemar. Polemik ini tidak berkaitan dengan kegagalan timnas Belanda memperoleh tiket ke Piala Dunia 2026, sebab mereka telah pasti mengikuti ajang sepak bola terbesar tahun ini. Permasalahan muncul dari kasus paspor yang menimpa sejumlah pemain dalam Liga Belanda. Situasi memicu pertanyaan tentang validitas kewarganegaraan mereka, dengan beberapa diduga menggunakan paspor tidak resmi, sementara lainnya belum jelas status hukumnya di Dinas Imigrasi dan Naturalisasi (IND) Belanda.

Kebingungan memuncak setelah NAC Breda mengajukan protes ke KNVB terkait keabsahan pemain Go Ahead Eagles, Dean James, setelah tim mereka kalah 0-6 pada pertandingan 15 Maret lalu. Meski polemik memanas, otoritas liga menyatakan bahwa hasil pertandingan tidak akan diubah. Selain Dean James, tiga pemain Indonesia lainnya terlibat dalam kasus izin kerja yang diterbitkan IND, yakni Justin Hubner (Fortuna Sittard), Nathan Tjoe-A-On (Willem II), dan Tim Geypens (FC Emmen). Mereka masuk dalam daftar 25 pemain yang bermasalah izin kerjanya.

Cara Mendaftar untuk Donor Darah pada 22 Juni 2025
Klik pada gambar untuk daftar donor darah 22 juni 2025

Permasalahan Kewarganegaraan

Kebijakan Belanda yang ketat terhadap kewarganegaraan ganda membuat banyak pemain asing memiliki latar belakang diaspora, seperti dari Suriname, Cape Verde, atau Curacao. Kondisi ini menciptakan ambiguitas hukum yang tidak selalu mudah diinterpretasikan. KNVB dan Eredivisie CV kini menjadi fokus dalam menangani isu tersebut. Mereka harus menjaga integritas kompetisi sekaligus bergantung pada dokumen yang diserahkan klub dan pemain, yang diverifikasi oleh lembaga negara di luar ranah sepak bola.

Direktur Eredivisie CV, Jan de Jong, mengatakan bahwa pemain non-Eropa wajib mengajukan izin kembali masuk atau izin tinggal humaniter, khususnya bagi mantan warga Belanda.

Perbedaan antara regulasi sepak bola dan aturan imigrasi memperumit situasi. Meskipun KNVB dan operator liga berusaha menyeimbangkan kedua aspek, polemik ini menggarisbawahi tantangan dalam mengatur partisipasi pemain asing. Timnas Indonesia yang juga bermain di Belanda, seperti Maarten Paes (Ajax Amsterdam), Miliano Jonathans (Excelsior), dan Mees Hilgers (FC Twente), tidak tercantum dalam daftar tersebut. Kejadian ini menguji konsistensi kebijakan di sektor olahraga dan administrasi pemerintahan.