Menghadapi Tantangan: Survei ungkap dua pertiga warga AS Ingin konflik Iran segera diakhiri
Survei Ungkap Dua Pertiga Warga AS Ingin Konflik Iran Berakhir Segera
Washington – Sebuah jajak pendapat yang dilakukan Reuters/Ipsos selama lima hari, dari 27 hingga 29 Maret, menunjukkan sekitar 66 persen responden menginginkan pemerintah Amerika Serikat (AS) segera menghentikan operasi militer terhadap Iran. Hasil survei ini dirilis Selasa (31/3) dan menunjukkan bahwa sebagian besar warga AS berharap konflik dengan Iran bisa diselesaikan tanpa memperhatikan apakah tujuan awal dari pemerintahan Trump sempurna tercapai.
Pendapat Masyarakat AS tentang Serangan Militer
Dalam survei yang menyasar 1.021 orang, sekitar 60 persen dari peserta menyatakan menentang tindakan militer AS terhadap Iran. Sementara itu, hanya 35 persen yang tetap mendukung langkah tersebut. Hasil ini menggambarkan keinginan rakyat AS untuk mengambil langkah lebih moderat dalam menghadapi konflik regional.
Lonjakan harga bensin menjadi salah satu dampak utama dari konflik tersebut. Sebagian besar responden mengungkapkan bahwa kenaikan biaya bahan bakar telah merugikan kehidupan sehari-hari mereka. Dua dari tiga peserta survei memperkirakan harga bensin akan terus meningkat selama setahun ke depan.
Konflik Iran-AS juga dianggap akan merugikan kondisi keuangan pribadi masyarakat. Lebih dari separuh responden menyatakan bahwa situasi ini menyebabkan tekanan ekonomi yang signifikan, terutama terhadap pengeluaran bulanan mereka.

