Wamenekraf sebut AI berpotensi ciptakan peluang lahirnya profesi baru
Wamenekraf: Kecerdasan Artifisial Membuka Gerbang Profesi Masa Depan
Transformasi Digital dan Peluang Karir Baru
Menggalangkebaikan.com – Jakarta mencatatkan momen penting dalam perkembangan ekonomi digital nasional ketika Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menyampaikan pandangannya mengenai dampak teknologi kecerdasan artifisial terhadap dunia kerja. Dalam pernyataannya yang menarik perhatian berbagai pihak, Irene menegaskan bahwa kehadiran AI bukanlah ancaman bagi keberlangsungan lapangan kerja, melainkan katalisator bagi terciptanya berbagai profesi yang sebelumnya belum pernah dikenal.
Perubahan paradigma ini disampaikan secara langsung oleh Irene saat menghadiri acara peluncuran Google AI Economic Impact Report yang berlangsung di Jakarta pada hari Kamis. Kehadiran laporan tersebut menjadi momentum strategis bagi Indonesia untuk memahami bagaimana teknologi mutakhir ini dapat mengakselerasi pertumbuhan sektor ekonomi kreatif di tanah air.
AI tidak akan menggantikan pekerjaan, tetapi AI akan menciptakan pekerjaan-pekerjaan baru yang belum pernah ada sebelumnya
Profesi Prompt Engineer: Contoh Nyata Inovasi Karir
Salah satu contoh konkret yang disebutkan oleh Irene Umar adalah munculnya profesi prompt engineer yang semakin diminati dalam beberapa tahun terakhir. Yang menarik, profesi ini tidak mensyaratkan pemegangnya untuk memiliki gelar sarjana, membuka peluang bagi siapa saja yang memiliki kemampuan khusus dalam berkomunikasi dengan mesin kecerdasan buatan.
Dalam lima tahun terakhir ada pekerjaan baru yang tidak memerlukan gelar sarjana, tapi Anda bisa menjadi insinyur yang disebut sebagai prompt engineer
Kemampuan fundamental yang dibutuhkan oleh seorang prompt engineer adalah kemampuan menyusun instruksi atau prompt yang jelas dan terstruktur. Dengan demikian, AI dapat menjalankan tugas-tugas tertentu sesuai dengan kebutuhan dan ekspektasi pengguna. Ketepatan dalam memberikan instruksi menjadi kunci keberhasilan dalam memanfaatkan teknologi ini secara optimal.
Kalau kita tidak tahu apa yang kita inginkan, AI tidak akan bisa menciptakan hasil yang kita inginkan
Strategi Ekspansi Pasar Global
Irene Umar secara tegas mendorong seluruh pelaku industri kreatif, pengembang aplikasi, serta pembuat konten di Indonesia untuk secara aktif memanfaatkan analisis data dan teknologi AI guna memperluas jangkauan pasar mereka. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan daya saing produk dan layanan kreatif Indonesia di kancah internasional.
Menurutnya, dampak ekonomi yang dihasilkan dari adopsi teknologi AI tidak dapat dicapai secara instan. Oleh karena itu, diperlukan pengukuran yang berkelanjutan agar peluang usaha, penciptaan lapangan kerja, serta nilai tambah yang dihasilkan dapat terpetakan dengan baik dan akurat. Pendekatan sistematis ini akan memastikan bahwa manfaat AI dapat dirasakan secara merata oleh berbagai lapisan masyarakat.
Irene juga menekankan bahwa pelaku ekonomi kreatif Indonesia seharusnya tidak hanya berfokus pada pasar domestik, tetapi juga membidik pasar global yang memiliki potensi pertumbuhan jauh lebih besar. Indonesia memiliki sumber daya manusia dan kreativitas yang kompetitif untuk bersaing di tingkat internasional.
Jadi saya ingin menantang semua orang di sini bukan hanya melihat Indonesia sebagai pasar, tapi Indonesia sebagai kreator, sebagai kekuatan pendorong, sehingga kita bisa mengekspor apa yang kita miliki ke pasar global
Pandangan ini mencerminkan keyakinan bahwa Indonesia tidak harus hanya dipandang sebagai konsumen atau pasar bagi produk-produk teknologi asing, melainkan sebagai pencipta konten dan solusi yang memiliki daya saing tinggi di pasar global. Dengan memanfaatkan AI secara strategis, Indonesia dapat menjadi eksportir nilai kreatif yang signifikan bagi perekonomian dunia.
