Airlangga: Pemerintah catat capaian ekonomi, investasi hingga energi

khrisna-edit-1784576423-1ac84d8f71

Airlangga Hartarto Paparkan Prestasi Pemerintahan Menuju Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo

Menggalangkebaikan.com – Jakarta mencatatkan momen penting ketika Sidang Kabinet Paripurna berlangsung di Istana Negara pada hari Senin. Rapat yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto ini membahas sejumlah pencapaian signifikan pemerintahan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa pembahasan mencakup berbagai aspek mulai dari kinerja ekonomi nasional hingga realisasi investasi yang telah dicapai.

Menurut Airlangga, Presiden Prabowo memberikan instruksi khusus agar seluruh capaian pemerintah disampaikan secara transparan kepada masyarakat. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk akuntabilitas menjelang peringatan dua tahun masa kerja pemerintahan pada bulan Oktober mendatang.

“Tadi Presiden menyampaikan hasil yang dicapai oleh pemerintah Presiden, Pak Prabowo, yang hampir dua tahun di bulan Oktober nanti. Namun ada capaian-capaian yang perlu disampaikan ke masyarakat,” jelas Airlangga dalam keterangannya.

Pencapaian Makroekonomi dan Stimulus Konsumsi

Dalam sektor makroekonomi, pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) mencatatkan angka positif sebesar 5,61 persen pada kuartal pertama. Proyeksi pertumbuhan ini diprediksi tetap berada di kisaran yang sama berdasarkan laporan sementara Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Sementara itu, tingkat inflasi diperkirakan mampu terjaga pada target 2,5 persen dengan toleransi plus minus 1 persen.

Guna menjaga daya beli masyarakat, pemerintah telah menggelontorkan berbagai program stimulus. Program-program tersebut meliputi diskon transportasi, bantuan pangan, tunjangan hari raya (THR) untuk aparatur sipil negara (ASN), TNI, dan Polri. Selain itu, terdapat juga bantuan hari raya bagi pengemudi ojek daring serta insentif perpajakan yang diberikan.

Pemerintah juga melakukan pembebasan bea masuk impor LPG dan memberikan dukungan bagi program magang dan vokasi. Airlangga menjelaskan bahwa total anggaran stimulus di kuartal pertama mencapai Rp70 triliun, sementara di kuartal kedua sebesar Rp26,34 triliun.

Realisasi Investasi dan Kontribusi Modal

Dari perspektif investasi, realisasi pada triwulan II mencapai Rp511,8 triliun. Angka ini mewakili sekitar 25 persen dari target tahunan sebesar Rp2.000 triliun. Secara kumulatif selama semester pertama, realisasi investasi telah mencapai Rp1.001 triliun atau sekitar 49 persen dari target keseluruhan.

Airlangga menjelaskan bahwa kontribusi penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) menunjukkan keseimbangan yang baik. PMA mencapai Rp257,7 triliun sedangkan PMDN sebesar Rp254,1 triliun.

Sektor Energi dan Reformasi Tata Kelola

Pemerintah telah menjalankan program biodiesel B50 sebagai bagian dari upaya memperkuat swasembada energi dan transisi energi nasional. Rasio elektrifikasi nasional pada kuartal pertama telah mencapai sekitar 99 persen, menunjukkan kemajuan signifikan dalam pemerataan akses listrik.

Pemerintah juga terus mengoptimalkan penerimaan negara melalui kebijakan devisa hasil ekspor (DHE) serta penguatan tata kelola sumber daya alam melalui Danantara Sumber Daya Indonesia. Kebijakan ini mendapat apresiasi dari lembaga pemeringkat internasional Standard & Poor’s (S&P) karena dinilai meningkatkan transparansi dan mencegah praktik seperti transfer pricing maupun under invoicing.

Pembiayaan dan Ekosistem Bullion

Dalam sektor pembiayaan, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) telah mencapai Rp149,38 triliun. Pemerintah juga menyalurkan kredit untuk alat dan mesin pertanian, industri padat karya, serta meningkatkan plafon kredit perumahan menjadi Rp50 triliun karena realisasinya telah mendekati 56 persen.

Airlangga juga melaporkan perkembangan ekosistem bullion nasional yang diluncurkan tahun lalu. Hingga kini, volume emas yang dikelola telah mencapai 153 ton dengan nilai mendekati 20 miliar dolar AS.

Ketenagakerjaan dan Peran Global Indonesia

Realisasi investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) mencapai Rp353,3 triliun pada kuartal pertama 2026 dan telah menciptakan 266.688 lapangan kerja. Di bidang ketenagakerjaan, pemerintah mulai menjalankan program magang bagi 150.000 peserta pada Juli 2026 dan program vokasi untuk 220.000 peserta. Airlangga menyebut sekitar 60 persen peserta magang langsung terserap ke dunia kerja.

Selain capaian ekonomi domestik, Airlangga juga melaporkan kepada Presiden Prabowo bahwa Indonesia resmi menjadi salah satu founding member World AI Cooperation Organization (WAICO). Organisasi kerja sama internasional di bidang kecerdasan buatan yang berada dalam kerangka Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ini akan memberi ruang bagi Indonesia untuk berperan dalam penyusunan kebijakan global mengenai kecerdasan buatan.