Dinkes: 49 faskes di Papua Tengah berikan layanan HIV
Dinkes Papua Tengah Perluas Layanan HIV di 49 Fasilitas Kesehatan
Menggalangkebaikan.com – Dinkes Papua Tengah terus memperluas akses layanan HIV melalui 49 fasilitas kesehatan yang menyediakan pengobatan, dukungan, dan perawatan bagi orang dengan HIV atau ODHIV. Kehadiran layanan ini diharapkan memudahkan masyarakat memperoleh pemeriksaan, tindak lanjut medis, terapi, dan pendampingan tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke fasilitas kesehatan tertentu.
Perluasan jaringan tersebut menjadi bagian penting dari upaya penanganan HIV di Papua Tengah. Dengan lebih banyak titik layanan, warga yang membutuhkan pemeriksaan maupun pengobatan dapat mengakses layanan kesehatan secara lebih dekat dan teratur sesuai kebutuhan.
Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Papua Tengah, dr. Agus, mengatakan jumlah fasilitas yang menyediakan layanan pengobatan, dukungan, dan perawatan atau PDP meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2023, layanan PDP tersedia di 25 fasilitas kesehatan, kemudian bertambah menjadi 29 fasilitas pada 2024.
“Untuk layanan PDP sejak tahun 2025 sudah ada 49 fasilitas kesehatan. Ini terus kami kembangkan agar masyarakat yang membutuhkan pengobatan HIV lebih mudah mengakses layanan,” katanya.
Jaringan layanan HIV dan IMS di Papua Tengah
Secara keseluruhan, Papua Tengah memiliki 142 fasilitas kesehatan. Jaringan itu terdiri atas 14 rumah sakit, 124 puskesmas, dan empat klinik. Setiap fasilitas memiliki cakupan pelayanan yang berbeda, namun pengembangan layanan HIV dan infeksi menular seksual atau IMS terus dilakukan di berbagai daerah.
Sebanyak 78 fasilitas kesehatan telah menyediakan layanan tes HIV. Tes ini menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk mengetahui status kesehatan dan memperoleh arahan tindak lanjut yang diperlukan. Apabila hasil pemeriksaan memerlukan penanganan lebih lanjut, pasien dapat diarahkan untuk mendapatkan layanan yang sesuai.
Selain layanan tes HIV, terdapat 63 fasilitas kesehatan yang menangani IMS. Papua Tengah juga memiliki 15 fasilitas yang menyediakan layanan pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak atau PPIA. Kombinasi layanan tes, penanganan IMS, PPIA, serta PDP mendukung respons kesehatan yang lebih menyeluruh.
Dinkes Papua Tengah mencatat bahwa layanan PDP paling banyak tersedia di Kabupaten Mimika dan Kabupaten Nabire. Masing-masing kabupaten memiliki 16 fasilitas kesehatan yang memberikan layanan tersebut. Sebaran fasilitas ini diharapkan membantu warga memperoleh akses perawatan HIV dengan lebih mudah.
Kasus HIV baru masih ditemukan setiap tahun
Penguatan fasilitas kesehatan dilakukan ketika penemuan kasus HIV baru di Papua Tengah masih meningkat. Pada 2025 tercatat 1.909 kasus baru, lebih tinggi dibandingkan 1.591 kasus pada 2024 dan 1.300 kasus pada 2023.
Dalam periode 1998 hingga 2025, jumlah kumulatif kasus HIV/AIDS yang pernah ditemukan di Papua Tengah mencapai 24.777 kasus. Data tersebut menunjukkan kebutuhan terhadap pemeriksaan, pendampingan, perawatan berkelanjutan, dan akses pengobatan masih besar bagi masyarakat yang membutuhkan layanan.
Peningkatan angka penemuan kasus juga menegaskan pentingnya akses layanan yang dekat dengan warga. Semakin mudah seseorang memperoleh tes dan rujukan, semakin besar peluang untuk mengetahui kondisi kesehatan lebih awal serta mendapatkan penanganan sesuai kebutuhan medis.
Akses ARV perlu terus diperkuat
Salah satu tujuan perluasan layanan PDP adalah mendukung akses terhadap obat antiretroviral atau ARV. Terapi ARV digunakan dalam pengobatan HIV dan membutuhkan keberlanjutan agar kondisi kesehatan ODHIV dapat dipantau melalui kunjungan serta layanan medis secara teratur.
Hingga data kumulatif 2025, terdapat 17.940 ODHIV di Papua Tengah yang masih hidup dan telah mengetahui statusnya. Dari jumlah itu, 3.582 orang telah menerima pengobatan ARV. Data ini memperlihatkan pentingnya penguatan akses layanan agar lebih banyak orang yang telah mengetahui statusnya dapat memperoleh tindak lanjut pengobatan.
Dinkes melalui pengembangan 49 fasilitas PDP menempatkan akses layanan sebagai bagian penting dalam respons HIV di Papua Tengah. Ketersediaan fasilitas di lebih banyak lokasi dapat membantu mendukung pemeriksaan rutin, pengobatan, pemantauan kondisi, dan keberlanjutan terapi bagi pasien.
FAQ Layanan HIV di Papua Tengah
Berapa fasilitas kesehatan yang menyediakan layanan PDP HIV di Papua Tengah?
Sejak 2025, terdapat 49 fasilitas kesehatan di Papua Tengah yang menyediakan layanan pengobatan, dukungan, dan perawatan atau PDP bagi ODHIV.
Di mana layanan PDP paling banyak tersedia?
Layanan PDP paling banyak terdapat di Kabupaten Mimika dan Kabupaten Nabire. Masing-masing kabupaten memiliki 16 fasilitas kesehatan yang menyediakan layanan tersebut.
Berapa fasilitas yang menyediakan tes HIV?
Sebanyak 78 fasilitas kesehatan di Papua Tengah telah menyediakan layanan tes HIV. Masyarakat dapat memanfaatkan pemeriksaan ini sebagai langkah awal untuk mengetahui status kesehatan dan memperoleh tindak lanjut yang diperlukan.
Apakah layanan pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak tersedia?
Ya. Layanan PPIA atau pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak tersedia di 15 fasilitas kesehatan di Papua Tengah.