Menggalangkebaikan.com
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

650 orang mendaftar relawan Mandalika International Festival

Published · Updated · By Sari Hidayat - menggalangkebaikan.com

Foto : Sari Hidayat - menggalangkebaikan.com

Antusiasme Relawan MIF 2026 Melonjak, 650 Pendaftar Berebut 100 Posisi

Menggalangkebaikan.com – Minat generasi muda untuk terlibat dalam Mandalika International Festival (MIF) 2026 terlihat sangat besar. Sebanyak 650 orang telah mendaftarkan diri untuk mengisi peran relawan dan tim manajemen pada penyelenggaraan festival internasional tersebut di Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

MIF edisi kelima dijadwalkan berlangsung pada 10 hingga 13 Desember 2026. Kegiatan ini membawa tema “Mandalika Wonderful Indonesia” dan dirancang sebagai ruang pertemuan antara seni budaya, pengetahuan, sains, teknologi, serta penguatan ekonomi lokal dan kapasitas sumber daya manusia di sektor pariwisata.

Direktur MIF, Sirajuddin, menyebut jumlah pendaftar memperlihatkan peningkatan ketertarikan anak muda untuk memperoleh pengalaman dalam penyelenggaraan acara berskala internasional. Peserta registrasi berasal dari berbagai daerah, tidak hanya dari NTB.

“Antusiasme generasi muda untuk menjadi bagian dari penyelenggaraan Mandalika International Festival (MIF) 2026 menunjukkan lonjakan yang sangat tinggi,” ujar Direktur MIF, Sirajuddin di Lombok Tengah, Sabtu.

Pendaftar Berasal dari Berbagai Wilayah

Dari dalam NTB, pendaftar datang dari Bima, Dompu, Sumbawa, dan Lombok. Jangkauan seleksi juga menarik minat calon peserta dari Nusa Tenggara Timur, Bali, Yogyakarta, Jawa Timur, Jakarta, sampai Bandung. Kehadiran pendaftar lintas daerah diharapkan dapat memperluas jejaring kerja sama antarpemuda dalam pelaksanaan festival.

Kalangan mahasiswa menjadi kelompok yang cukup dominan dalam pendaftaran ini. Sejumlah perguruan tinggi yang tercatat memiliki pendaftar antara lain Universitas Mataram atau UNRAM, Universitas Muhammadiyah Mataram atau UMMAT, Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram, Universitas Hamzanwadi, Universitas Bumi Gora, serta Politeknik Pariwisata Lombok.

“Dari sektor pendidikan, pendaftaran didominasi oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi terkemuka, di antaranya Universitas Mataram (UNRAM), Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT), Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Mataram, Universitas Hamzanwadi, Universitas Bumi Gora, hingga Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok,” katanya.

Besarnya jumlah pendaftar membuat proses seleksi menjadi penting untuk menentukan kandidat yang paling siap menjalankan tugas selama rangkaian kegiatan. Panitia akan memilih 100 orang dari seluruh peserta yang mendaftar. Komposisinya mencakup 70 relawan dan 30 anggota MIF Management.

Penerimaan peserta menerapkan kuota 80 persen untuk pendaftar asal NTB dan 20 persen untuk pendaftar dari skala nasional. Pengaturan ini memberi ruang yang besar bagi putra-putri daerah untuk berpartisipasi langsung, sekaligus mempertahankan keterlibatan peserta dari luar wilayah sebagai bagian dari kolaborasi nasional.

Terbuka bagi Pemuda yang Siap Belajar

Meski terdapat pembagian kuota, rekrutmen tidak membatasi peserta semata-mata pada daerah asal. Penyelenggara menempatkan komitmen, keseriusan, dan keinginan belajar sebagai pertimbangan utama dalam pencarian relawan maupun anggota tim manajemen.

Sirajuddin, yang juga menjabat Vice President Asia Pacific Institute for Event Management (APIEM) United Kingdom, menegaskan bahwa pengalaman sebelumnya bukan satu-satunya syarat untuk berpeluang bergabung. Peserta yang lolos akan memperoleh pembekalan melalui workshop agar mampu memahami kebutuhan kerja dalam sebuah event.

“Volunteer kita buka secara umum, tanpa membedakan asalnya dari mana. Yang kita cari adalah yang serius, smart dan tidak punya pengalaman, kita akan latih mereka dengan workshop sehingga mengharuskan punya pengalaman,” ucap Sirajuddin.

Pendekatan tersebut memberi kesempatan bagi pemuda yang baru mulai mengenal dunia pengelolaan acara. Keterlibatan dalam relawan dan manajemen festival dapat menjadi ruang belajar untuk mengenali pembagian tugas, koordinasi kegiatan, pelayanan peserta, hingga kerja sama dalam tim yang beragam.

Panitia juga menyiapkan bentuk apresiasi bagi seluruh peserta yang telah menempuh tahap wawancara. Mereka akan memperoleh sertifikat resmi dengan kategori “telah mendaftar, seleksi, wawancara sebagai Volunteer dan Event Management MIF 2026”. Sertifikat ini menjadi catatan partisipasi peserta dalam tahapan rekrutmen acara tersebut.

Peluang Tetap Terbuka bagi Peserta yang Belum Lolos

Bagi pendaftar yang tidak masuk ke dalam 100 posisi utama, keterlibatan mereka tidak berhenti pada proses seleksi. Penyelenggara memastikan peserta lainnya tetap dapat mengambil peran aktif dalam rangkaian Mandalika International Conference dan Mandalika International Grandshow.

Langkah ini memungkinkan lebih banyak pendaftar tetap berinteraksi dengan ekosistem kegiatan MIF 2026. Selain memperluas pengalaman peserta, pelibatan tersebut juga mendukung terbentuknya jejaring relawan dari NTB dan daerah lain yang dapat bekerja bersama dalam kegiatan berskala lebih luas.

Mandalika International Festival menampilkan berbagai pertunjukan yang mengangkat seni dan budaya, disertai unsur sains serta program pemberdayaan ekonomi lokal. Dengan tema “Mandalika Wonderful Indonesia”, festival ini menempatkan Mandalika sebagai ruang untuk memperkenalkan potensi daerah melalui perpaduan kreativitas, pembelajaran, dan partisipasi masyarakat.

Sirajuddin menilai keterlibatan pendaftar dari berbagai wilayah merupakan modal untuk membangun kolaborasi relawan yang kuat. Penyelenggaraan MIF 2026 juga disebut sebagai perhelatan berstandar internasional yang telah terakreditasi APIEM UK.

“Ini juga menjadi sebuah perhelatan berstandar internasional terakreditasi APIEM UK yang memadukan unsur pengetahuan, sains, teknologi, serta seni budaya untuk membangun kapasitas SDM pariwisata daerah,” pungkas Sirajuddin.

Dengan waktu pelaksanaan pada Desember 2026, proses rekrutmen relawan dan manajemen menjadi salah satu tahap awal untuk mempersiapkan rangkaian festival. Tingginya minat pendaftar memperlihatkan bahwa MIF tidak hanya menjadi panggung pertunjukan, tetapi juga kesempatan bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam pengembangan kegiatan pariwisata dan budaya di Mandalika.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is 650 orang mendaftar relawan Mandalika International?

650 orang mendaftar relawan Mandalika International is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does 650 orang mendaftar relawan Mandalika International matter?

650 orang mendaftar relawan Mandalika International matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.